• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Agustus 8, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Keren! Siswa SMPN 1 Lasem Rembang Berhasil Bikin Teknologi Daur Ulang Limbah Batik

ulfa puspa by ulfa puspa
8 Agustus 2026
in Rembang, News, Pendidikan
64 2
Tim inovasi SMP Negeri 1 Lasem berfoto bersama usai menerima penghargaan Rembang Innovation Award 2026 di Pendopo Museum Kartini beberapa waktu lalu. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Tim inovasi SMP Negeri 1 Lasem berfoto bersama usai menerima penghargaan Rembang Innovation Award 2026 di Pendopo Museum Kartini beberapa waktu lalu. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

509
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Limbah malam pembuatan batik bisa diolah dan digunakan kembali berkat teknologi REWAX-IoT (Recovery and Recycling Wax berbasis Internet of Things).

Teknologi daur ulang limbah batik itu diciptakan oleh siswa SMP Negeri 1 Lasem, Kabupaten Rembang. Bahkan inovasi tersebut berhasil menjuarai lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) tingkat provinsi untuk kategori pelajar tahun 2026.

REWAX-IoT merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya, Lavibiol, yang berfokus pada pengolahan limbah cair batik melalui proses penyaringan dan sedimentasi.

Berbeda dari sebelumnya, inovasi terbaru ini tidak hanya mengolah limbah cair, tetapi juga memanfaatkan limbah padat berupa malam batik agar dapat didaur ulang menjadi produk yang siap digunakan kembali.

Ketua Tim Krenova SMP Negeri 1 Lasem, Ummi Roihana Zulfa, menjelaskan REWAX-IoT bekerja melalui beberapa tahapan. Dimulai dari proses pemanasan hingga pemisahan limbah malam batik, kemudian diolah kembali menjadi malam siap pakai.

“Prosesnya dimulai dari tangki pemanasan dan tangki pemisahan yang berfungsi memisahkan limbah malam batik. Setelah itu malam yang dihasilkan diolah kembali sehingga dapat digunakan lagi untuk membatik seperti biasa,” jelas Ummi.

Inovasi tersebut lahir dari kepedulian terhadap tingginya limbah malam batik di Lasem yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan hasil pengamatan tim, limbah malam batik di Lasem mencapai sekitar 100 kilogram setiap bulan.

“Kami memilih inovasi ini karena limbah malam batik di Lasem mencapai sekitar 100 kilogram per bulan. Karena itu kami memutuskan untuk mengolah limbah tersebut agar dapat dimanfaatkan kembali,” katanya.

Hasil pengujian menunjukkan kualitas malam hasil daur ulang sangat baik. Uji pH mencatat angka 7,34 yang berada pada kategori aman. Sementara uji viskositas memperlihatkan malam hasil daur ulang memiliki tingkat kelancaran yang lebih baik dibandingkan malam baru maupun limbah malam sebelum diproses.

Selain itu, hasil pengujian juga menunjukkan daya lekat yang baik, fleksibilitas tinggi, serta titik leleh mencapai 84 derajat Celsius, sehingga layak digunakan kembali dalam proses membatik.

Ummi menambahkan, proses penelitian hingga pengembangan alat dilakukan selama sekitar satu bulan sebelum dipresentasikan dalam kompetisi inovasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Rembang, Afan Martadi, mengapresiasi inovasi tersebut karena dinilai mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan limbah industri batik sekaligus meningkatkan nilai ekonomi.

“Inovasi ini mengolah malam limbah batik yang sudah digunakan untuk membatik agar bisa dipakai kembali. Dari hasil pengujian, kualitas malam hasil daur ulang justru lebih baik dibandingkan malam yang digunakan sebelumnya,” ujar Afan pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurutnya, teknologi tersebut tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membantu para perajin batik menghemat biaya produksi.

“Bisa mengurangi limbah dan kualitas malamnya justru lebih bagus setelah dilakukan daur ulang,” tambahnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Rembangkabupaten rembangkrenovaLomba Krenovarembang
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Jaring Aspirasi Warga Slempung, DPRD Pati akan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

Next Post

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

by ulfa puspa
7 Agustus 2026
559

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang Harno melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Rembang yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026. Kontingen Pramuka Rembang akan...

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

Rembang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Mayoritas Desa Raih Predikat Tangguh

by Sekar Sari
6 Agustus 2026
520

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana melalui Penilaian Ketangguhan Desa (PKD) Tahun 2026. Hasilnya, mayoritas desa yang mengikuti penilaian berhasil meraih predikat Desa...

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

SPPG Mondoteko 3 Stop Sementara Buntut Dugaan Kasus Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
524

REMBANG, Harianmuria.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 Kabupaten Rembang dihentikan sementara usai dugaan kasus diare massal siswa dan guru SMP Negeri 5 Rembang. Ketua...

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

by ulfa puspa
6 Agustus 2026
519

REMBANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Rembang mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyusul dugaan kasus diare yang dialami sejumlah siswa di SMP Negeri 5 Rembang. Hasil pemeriksaan...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
506
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
544
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
617
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    262 shares
    Share 105 Tweet 66
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • HUT ke-703 Pati, DPRD Ajak Pemerintah Refleksi Capaian dan Tantangan Daerah

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Lentog Tanjung, salah satu kuliner khas Kudus. (Instagram @naha_hanif7/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Kuliner Khas Kudus Kota Kretek yang Wajib Dicoba

22 September 2022
976
Masjid Kapal Pesiar, salah satu masjid berarsitektur unik di Jawa Tengah. (Gmaps/Harianmuria.com)

7 Masjid di Jawa Tengah Berarsitektur Unik dan Indah

2 November 2022
1.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya