PATI, Harianmuria.com – Bantuan keuangan dari pemerintah provinsi Jawa Tengah (Banprov Jateng) untuk 160 desa di Kabupaten Pati dicairkan mulai akhir bulan Mei 2026.
Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan Banprov senilai Rp230 miliar diutamakan untuk proyek pekerjaan fisik, seperti perbaikan jalan dan talud. Joni juga mengingatkan agar pembangunan mengutamakan kualitas.
“Jadi seperti sekarang kebijakannya contohnya sekarang, desa pun aspalnya enggak boleh aspal goreng. Jadi harus aspalnya harus hotmix atau cor,” jelasnya usai sosialisasi di kantor DPUTR, Senin, 18 Mei 2026.
Joni menyebut dengan sosialisai pencairan bantuan keuangan harapannya penggarapan proyek tidak terlambat akibat proses asistensi.
“Ini sudah mulai bergerak dicairkan semua. Karena kalau enggak bulan ini, ya terlambat. Nanti bisa pengerjaannya bisa terlambat. Tapi ini insyaallah kita hitung kemarin sudah cukup waktunya,” ucapnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











