PATI, Harianmuria.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati dari fraksi PDIP, Sudi Rustanto mengecam aksi teror yang dialami wartawan Imam Slamet yang kaca rumahnya pecah akibat dilempar batu oleh orang tak dikenal.
Pria yang akrab disapa Tanto itu mendorong Polsek Pati Kota untuk bisa mengusut tuntas dan menangkap pelaku. Sebab jika tidak segera diselesaikan, Tanto khawatir kasus atau teror serupa akan menimpa warga lain. Hal ini tentunya akan mengganggu keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) jelang datangnya Pilkada serentak November mendatang.
“Kasus ini harus segera diselesaikan. Polisi harus cepat bertindak dan mengamankan pelaku. Ini sudah teror namanya. Tanpa sebab jelas kenapa merusak rumah orang,” tegasnya, Kamis 19 September 2024.
Agar peristiwa serupa tak menimpa warga lain, pria asal Juwana ini juga meminta Bhabinkamtibmas yang ada di setiap desa untuk giat melalui patroli rutin utamanya di malam hari.
Dengan adanya patroli rutin dari pihak kepolisian, menurut Tanto bisa memberikan rasa aman di masyarakat. Tak hanya polisi saja, menurutnya peran serta dari masyarakat itu sendiri juga penting. Seperti bisa kembali menggalakan siskampling untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas yang lain.
“Bhabinkamtibmas bisa patroli rutin. Kan ada juga pos ronda, itu juga bisa dimanfaatkan dan digiatkan lagi untuk menciptakan rasa aman di dalam masyarakat,” imbuhnya.
Tentunya untuk memberikan efek jera, Tanti berharap ada tindakan tegas yang setimpal agar peristiwa teror pecah kaca tak kembali terulang. (Lingkar Network | Arif Febriyanto/Harianmuria.com)











