PATI, Harianmuria.com – Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, mendorong solusi nyata dari persoalan sektor peternakan, khususnya peternak ayam.
Hal tersebut disampaikan Muslihan saat menghadiri pertemuan bersama para peternak ayam dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pendopo kabupaten, Selasa, 11 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut aksi damai asosiasi peternak unggas yang menuntut harga pakan distabilkan hingga penyerapan telur ke SPPG.
“Kami di komisi B DPRD Pati berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya solusi nyata bagi para peternak unggas. Aspirasi yang disampaikan menjadi bahan penting bagi kami untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah,” kata Muslihan.
Mulai Minggu Depan, SPPG di Pati Wajib Serap Telur dari Peternak Lokal
Hasil pertemuan tersebut telah disepakati harga telur peternak lokal Rp26.000 per kilogram dan diberlakukan mulai pekan depan.
Selain itu, Pemkab Pati juga mewajibkan seluruh SPPG di Pati menyerap telur dari peternak lokal untuk kebutuhan program makan bergizi gratis.
Muslihan berharap hasil pertemuan tersenut menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pelaku usaha peternakan, sehingga persoalan dapat diselesaikan secara bertahap dan berkelanjutan. (Adv)
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











