SALATIGA, Harianmuria.com – Wakil Wali Kota (Wawali) Salatiga, Nina Agustin, menyoroti lambannya respons Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dalam menangani laporan masyarakat, terutama terkait kejadian pohon tumbang.
Wawali meminta mekanisme pelayanan aduan diperbaiki agar potensi bahaya bisa dicegah sedini mungkin.
“Kecepatan respons bukan hanya soal teknis lapangan, tetapi juga bentuk hadirnya pemerintah dalam memastikan keselamatan masyarakat,” ujar Nina dalam siaran pers, Selasa, 25 November 2025.
Nina Minta DLH Respons Cepat Laporan Warga
Nina menegaskan bahwa sejumlah insiden pohon tumbang yang terjadi di Kota Salatiga menunjukkan pentingnya respons cepat dari petugas DLH.
“Banyak kejadian pohon tumbang di Salatiga. Saya harap DLH cepat tanggap terhadap laporan warga. Jangan sampai sudah ada laporan, tetapi pohonnya justru terlanjur tumbang,” tegasnya.

Wali Kota Apresiasi Penanganan Bencana
Sementara itu, Wali Kota Salatiga Robby Hermawan mengapresiasi kerja cepat tim gabungan dalam menangani bencana angin puting beliung yang berdampak pada sekitar 85 titik di wilayah kota.
Ia menilai kolaborasi BPBD, Satpol PP, Polres, dan Kodim berjalan baik sehingga proses penanganan di lapangan berlangsung cepat.
Robby juga meminta DLH lebih aktif melakukan pemangkasan pohon rimbun sebagai langkah pencegahan. “Upaya pencegahan harus dilakukan,” ujarnya.
Balap Liar di JLS dan ABC Jadi Sorotan
Selain masalah lingkungan, Robby turut menyoroti persoalan balap liar di Jalur Lingkar Selatan (JLS) dan kawasan ABC. Menurutnya, aksi tersebut sudah berlangsung lama dan sebagian besar dilakukan oleh pelaku dari luar kota.
“Balap liar di JLS dan ABC ini sudah menjadi masalah kronis. Pelakunya bukan warga Salatiga, tetapi kelompok pemuda dari luar kota. Kami memohon agar Polres bisa memperkuat pencegahan maupun tindakan tegas,” kata Robby.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











