KUDUS, Harianmuria.com – Warga Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, mengungkapkan kekesalan karena listrik di wilayah mereka sering padam, bahkan hampir setiap hari.
Kepala Desa Jepangpakis, Sakroni, menjelaskan bahwa pemadaman listrik terjadi di beberapa RW, termasuk RW 2, RW 4, dan RW 5, mulai dari pukul 17.00 hingga 22.00 WIB.
“Warga sudah marah karena listrik sering padam. Padamnya listrik hampir setiap hari, terutama di RW 2 dulu, dan baru-baru ini juga di RW 4 dan RW 5,” kata Sakroni, Jumat, 31 Oktober 2025.
Aduan Warga Belum Ditindaklanjuti PLN
Menurut Sakroni, warga sudah melakukan berbagai upaya pengaduan, baik melalui aplikasi PLN, surat resmi, maupun layanan Wadul Bupati, namun belum mendapatkan tindak lanjut yang memuaskan.
“Sudah banyak aduan disampaikan, tapi PLN tidak menindaklanjuti secara serius. Warga sempat berencana menggeruduk kantor PLN hari ini,” ujarnya.
Rencana aksi protes tersebut akhirnya tidak dilakukan karena difasilitasi oleh Polsek Jati untuk menggelar audiensi di Balai Desa Jepangpakis.
PLN Janji Tambah Daya Trafo
Dalam audiensi, pihak PLN berjanji akan menambah daya trafo di wilayah Desa Jepangpakis, paling lambat hari Minggu lusa, 2 November 2025, agar pemadaman listrik tidak terus berulang.
“Semua keluhan warga sudah disampaikan. PLN berjanji menambah daya trafo besok pagi, atau maksimal hari Minggu,” jelas Sakroni.
Ia berharap masalah ini benar-benar dituntaskan PLN. Jika tidak, warga mengancam akan menggeruduk kantor PLN dengan massa yang lebih banyak.
“Yang membuat warga kesal, PLN selalu memberi alasan tapi tidak menyelesaikan aduan. Padahal mereka adalah BUMN dan warga sudah membayar tagihan listrik,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











