• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Warga Banyudono Demo Kantor Bupati Rembang, Tuntut Penutupan Pabrik Pengolahan Ikan

Basuki by Basuki
27 November 2025
in News
74 2
Puluhan warga Banyudono menggelar aksi di depan Kantor Bupati Rembang menuntut penutupan sementara pabrik pengolahan ikan PT Indo Seafood akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem pantai.

Aksi warga Banyudono di depan Kantor Bupati Rembang untuk menuntut penutupan sementara pabrik pengolahan ikan, Kamis, 27 November 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

583
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Banyudono bersama Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Pesisir turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Rembang, Kamis, 27 November 2025.

Massa menuntut penutupan sementara pabrik pengolahan ikan PT Indo Seafood yang dinilai mencemari lingkungan dan merusak ekosistem pantai. Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan dari Polres Rembang.

Keluhkan Bau Amoniak dan Polutan

Dalam aksinya, massa membawa poster bertuliskan keluhan lingkungan seperti “Nelayan Berkubang Limbah”, “Anak-anak Menghirup Polutan”, serta “Mual-mual, Pusing, dan Blokeken”.

Warga mengaku hampir setiap hari mencium bau amoniak yang menyengat, diduga berasal dari proses produksi pabrik.

Koordinator Lapangan, Afif Awaluddin, mengatakan limbah pabrik telah mengubah warna air laut dan mengganggu kesehatan masyarakat.

“Bau amoniak dan reaksi kimia itu sangat mengganggu. Produktivitas pantai sudah tidak ada,” tegasnya.

Baca juga: Tim Independen Dibentuk Tangani Dugaan Pencemaran Limbah di Banyudono Rembang

Pencemaran Terjadi Bertahun-tahun

Afif mengungkapkan, masalah limbah ini sudah disorot sejak 2015. Namun menurutnya, belum ada penyelesaian yang benar-benar mengatasi pencemaran.

“Sampai sekarang tidak terselesaikan. Pantainya tetap seperti itu, kesehatan masyarakat terdampak. Bahkan kemarin ada penyelam pencari kerang yang meninggal, batuknya bukan lagi darah tapi limbah,” ungkapnya.

Baca juga: Warga Banyudono Rembang Desak PT Indo Seafood Tanggung Jawab atas Dampak Lingkungan

Puluhan warga Banyudono menggelar aksi di depan Kantor Bupati Rembang menuntut penutupan sementara pabrik pengolahan ikan PT Indo Seafood akibat pencemaran lingkungan dan kerusakan ekosistem pantai.
Warga Banyudono menunjukkan poster dalam aksi di depan Kantor Bupati Rembang, Kamis, 27 November 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Tuntut Penutupan hingga IPAL Diperbaiki

Warga menegaskan mereka tidak meminta pabrik ditutup permanen, melainkan dihentikan sementara hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL) perusahaan dibenahi.

“Setelah IPAL selesai baru ada pembenahan lingkungan. Limbah harus diamankan karena mempengaruhi biota laut. Dulu kerang, patilan, kepiting melimpah – sekarang tidak ada sama sekali,” jelas Afif.

Sebelumnya, warga Banyudono bersama forum masyarakat pesisir telah beberapa kali melakukan audiensi dengan DPRD Rembang. Namun hingga kini, warga menilai tidak ada langkah tegas untuk menghentikan pencemaran yang dituding berasal dari PT Indo Seafood.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Siaga Bencana, Pemkab Blora Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Musim Hujan

Next Post

Warga Ledok Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Protes Kerusakan akibat Truk Pertamina

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Pokmas Petok Timur saat menjemput Incash

Lewat PAMSIMAS, Ini Upaya Menghadirkan Air Bersih bagi Warga Pasaman

by Redaksi
19 Agustus 2026
505

PASAMAN — Harapan masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih yang layak mulai diwujudkan melalui langkah nyata. Langkah itu diwujudkan oleh Kelompok Masyarakat (POKMAS) Pelaksana Penyediaan Air Minum dan...

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Barat, RM Ende Dezeanto, dalam Webseries Go Ekspor Barantin #6 bertajuk "Jengkol Sumatera Barat dari Perkebunan Rakyat Menuju Pasar Global", Rabu (19/8/2026).

Jengkol Sumbar Tunjukkan Taji! Komoditas Kini Ekspor Sampai Jepang

by Redaksi
19 Agustus 2026
505

PADANG, Harianmuria.com — Komoditas jengkol asal Sumatera Barat menunjukkan potensi besar untuk menguasai pasar dunia. Meski selama ini dipandang sebagai kuliner lokal biasa, peluang pasar ekspor jengkol Sumbar...

Lasem Run Akan Meriahkan Kadin Rembang Fest 2026, Catat Tanggalnya!

Lasem Run Akan Meriahkan Kadin Rembang Fest 2026, Catat Tanggalnya!

by Rosyid
19 Agustus 2026
507

REMBANG, Harianmuria.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Rembang meluncurkan Lasem Run 2026 sebagai bagian dari rangkaian Kadin Fest 2026. Peluncuran jersey ajang lari tersebut berlangsung di...

Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

by Rosyid
19 Agustus 2026
507

BLORA, Harianmuria.com - Perubahan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat memengaruhi status kepesertaan sejumlah program bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah lainnya di Kabupaten...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
513
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
712
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    145 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Edukasi Pra Pendaftaran Pekerja Migran Indonesia sebagai Bukti Kehadiran Negara Dalam Memberikan Pelindungan Sebelum Bekerja

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

KHUSYUK: Warga Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus melangitkan doa kepada Sang Maha Kuasa untuk meminta hujan melalui tradisi Barikan Cendol. (Ihza Fajar/Harianmuria.com)

Melihat Tradisi Barikan Cendol di Desa Rahtawu Kudus, Ritual Leluhur untuk Meminta Hujan

26 November 2023
724
Ilustrasi seorang perempuan yang takut atau fobia komitmen karena gamophobia. (Freepik/Harianmuria.com)

Mengenal Gamophobia, Fobia Komitmen yang Bikin Kamu Takut Nikah

1 Desember 2022
572

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya