SALATIGA, Harianmuria.com – Anak-anak kini tak lagi sekadar menjadi penonton persoalan sosial di sekitar mereka. Melalui konferensi bertajuk Find The Code: Konferensi Anak untuk Membaca Dunia dan Menciptakan Solusi, sekelompok siswa SMP Arunika Salatiga membuktikan bahwa generasi muda mampu menjadi agen perubahan sosial yang nyata.
Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 1 November 2025, di UIN Salatiga ini merupakan inisiatif siswa kelas 9 SMP Arunika. Mereka menciptakan ruang bagi anak-anak untuk memahami diri, menumbuhkan empati, dan mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi remaja masa kini.
Awal Mula Gagasan “Find The Code”
Gagasan konferensi ini lahir dari kegiatan pembelajaran yang dipandu oleh Bayu, Kepala SD School of Life Lebah Putih, yang menantang siswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sosialnya.
Dari hasil observasi sederhana, para siswa menemukan isu-isu yang kerap mereka alami atau saksikan, seperti perundungan, tekanan sosial, serta dampak media terhadap kesehatan mental. Dari sinilah muncul ide untuk membuat forum anak yang bisa menjadi wadah saling memahami dan mencari solusi bersama.
Anak-Anak Jadi Pelaku Perubahan
“Kami lelah hanya menjadi penonton. Kami melihat masalah, kami merasakannya, dan kami yakin kami punya peran untuk memperbaikinya,” ujar Rasya, ketua proyek dari kelas 9 SMP Arunika.
Rasya menjelaskan, konferensi Find The Code ini dirancang agar peserta mendapatkan kode untuk memahami diri dan dunia, lalu menciptakan solusi bersama.
Melalui kegiatan interaktif, peserta mengikuti sesi bersama psikolog, belajar mengenali emosi dan melatih empati, serta kelas public speaking agar mampu menyampaikan gagasan secara percaya diri.
Dari Empati ke Aksi Nyata
Setelah pembekalan, para peserta berperan sebagai “detektif perubahan”, menelusuri berbagai kasus sosial remaja, dan mendiskusikan solusi kreatif. Hasilnya akan dirumuskan menjadi Deklarasi Anak, yang nantinya disampaikan langsung kepada pembuat kebijakan dalam sebuah audiensi.
“Selama ini saya sering lihat teman yang diejek atau stres karena pelajaran, tapi bingung harus berbuat apa. Di Find The Code, saya merasa akhirnya ada wadah di mana suara kami didengarkan,” ujar Ina, siswi kelas 5 SD School of Life Lebah Putih.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











