REMBANG, Harianmuria.com – Puluhan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terdiri dari Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar (PGOT) di Kabupaten Rembang mayoritas berasal dari luar daerah.
Data dari Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Kabupaten Rembang menunjukkan bahwa tahun ini terdapat 80 PGOT yang ditanganinya. Jumlah tersebut belum termasuk PGOT yang belum ditangani lantaran sifatnya insidentil.
Puluhan PGOT yang betah tinggal di Kabupaten Rembang tersebut mayoritas berasal dari luar kota. Mereka ada yang berasal dari Pati bahkan Kalimantan.
“Tercatat satu tahun ini 80, ini PGOT saja. Orang terlantar itu masuk, orang gila terlantar itu masuk. Sebagian besar dari mereka yang kami bina ternyata berasal dari luar daerah,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos PPKB Kabupaten Rembang Harisa Laraswati di Rembang, baru-baru ini.
Harisa mengaku bahwa pihaknya telah berupaya memulangkan PGOT ke daerah asalnya masing-masing. Namun, upaya yang dilakukan tidak semuanya berhasil.
“Ada yang ibu-ibu masih agak muda pakai jilbab, maskeran agak gemuk itu sudah pernah kami tangkap, sudah kami kembalikan ke Kalimantan. Waktu itu kita titipkan kernet ke Jawa Timur, nanti ‘kan diterima sama Jawa Timur. Lha dia turun di Lasem pergi ke Solo, ketangkep di Solo tapi lain hari dia di sini lagi,” jelasnya.
Dari pantauan Dinsos PPKB, para PGOT yang betah tinggal di Kabupaten Rembang tersebar di berapa lokasi. Temuan terbanyak berada area publik seperti Alun-Alun Rembang, Alun-Alun Lasem, dan Sulang.
Dalam menangani PGOT, pihaknya menghadapi sejumlah tantangan, seperti halnya kasus anak-anak punk yang melarikan diri setelah ditampung di rumah singgah.
Kendati demikian, Dinsos PPKB bekerja sama dengan Satpol PP tetap berupaya menjalankan razia dan memberikan pembinaan untuk para PGOT.
“Tahun depan, anggaran kami akan fokus pada pembagian sembako dan penanganan PGOT dengan target yang sama seperti tahun ini,” tuturnya. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Harianmuria.com)











