• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Jaga Lahan Pangan, Pemprov Jateng dan BPN Siapkan 240 Sertifikasi LP2B

Basuki by Basuki
20 Oktober 2025
in News
64 2
Pemprov Jawa Tengah dan BPN sepakat menjaga ketahanan pangan melalui sertifikasi 240 bidang tanah LP2B di Blora, Cilacap, dan Wonosobo.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Kepala Kanwil BPN Jateng Lampri seusai penandatanganan nota kesepakatan sinergi penyelenggaraan urusan pertanahan, agraria, dan penataan ruang. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

510
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah bersama Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jateng menandatangani nota kesepakatan sinergi urusan pertanahan, agraria, dan penataan ruang, Senin, 20 Oktober 2025.

Acara berlangsung di Aula Kanwil BPN Jawa Tengah dan dihadiri sejumlah bupati serta pejabat Pemprov Jateng. Kesepakatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan berkelanjutan, sekaligus memperkuat tata kelola aset dan investasi di Jateng.

240 Bidang Tanah Disertifikasi untuk LP2B

Dalam dokumen kesepakatan tersebut, BPN bersama Pemprov Jateng akan melakukan sertifikasi 240 bidang tanah di tiga kabupaten, masing-masing 80 bidang di Blora, Cilacap, dan Wonosobo.
Lahan-lahan tersebut akan ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dilindungi dari alih fungsi.

Selain itu, kerja sama juga mencakup pemetaan Zona Nilai Tanah (ZNT) di Kabupaten Klaten, serta sertifikasi 52 aset Pemprov Jateng di enam kabupaten: Sragen, Kudus, Banjarnegara, Tegal, Pemalang, dan Cilacap.

BPN Pastikan Lahan Pertanian Tidak Alih Fungsi

Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah, Lampri, menegaskan bahwa sertifikasi LP2B merupakan bentuk komitmen menjaga lahan pangan agar tetap produktif.

“LP2B ini tidak boleh dialihfungsikan karena terkait langsung dengan ketahanan pangan berkelanjutan. Lahan-lahan ini harus kita pertahankan sebagai lahan olahan pangan yang berkesinambungan,” ujar Lampri.

Berdasarkan data BPN, Lahan Baku Sawah (LBS) di Jawa Tengah mencapai 987.468 hektare. Adapun luas LP2B di tiga kabupaten meliputi Blora (48.967 ha), Cilacap (53.000 ha), dan Wonosobo (10.168 ha).

Sertifikasi Perkuat Kepastian Hukum dan Investasi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyebut sertifikasi tanah menjadi hal penting untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor.

“Jawa Tengah diapit Jawa Barat dan Jawa Timur. Kalau tata ruang dan pertanahan kita kuat, investasi pasti datang,” tegasnya.

Luthfi menjelaskan, Jawa Tengah menyumbang 16,5 persen atau hampir 11 juta ton gabah nasional. Karena itu, sektor pangan dan industri harus berjalan berimbang dan terintegrasi.

Dorong Zonasi Kawasan Industri

Selain bidang pertanian, Gubernur Luthfi juga mendorong kabupaten/kota segera menyiapkan zonasi kawasan industri sebelum Desember 2025.

Menurutnya, sistem perizinan harus terpadu dan ramah investasi, dengan prinsip one gate service dan lahan siap pakai.

“Saya minta para bupati dan wali kota segera mengajukan rencana kawasan industri. Semua harus terintegrasi agar pembangunan ekonomi lebih cepat,” ujarnya.

Di sisi lain, Gubernur juga menyoroti peran BPN dalam membantu pengentasan kemiskinan ekstrem melalui program perbaikan rumah layak huni.

“Kalau rumahnya sudah diperbaiki, maka sanitasi, pekerjaan, kesehatan, dan pendidikan juga ikut meningkat,” tambahnya.

Sumber: Pemprov Jateng
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBPN Jatenginvestasi jatengJateng Hari IniKetahanan Panganlahan pangan berkelanjutanLP2B JatengPemprov JatengSertifikasi LP2B
SummarizeShare37SendShare
Previous Post

Polda Jateng Ajak Siswa dan Guru Jadi Agen Literasi Digital di Sekolah

Next Post

Pansus Angket DPRD Pati Masuki Tahap Akhir Evaluasi Kebijakan Bupati Sudewo

Basuki

Basuki

Berita Terkait

7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
524

SEMARANG, Harianmuria.com – Tujuh Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengundurkan diri per Kamis, 13 Agustus 2026. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng,...

Pendapatan Daerah Seret, Disperkim Semarang Tunda 19 Persen Program Kerja

Pendapatan Daerah Seret, Disperkim Semarang Tunda 19 Persen Program Kerja

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
514

SEMARANG, Harianmuria.com — Rasionalisasi anggaran Pemerintah Kota Semarang berimbas penundaan pelaksanaan program Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim).  Sekitar 19 persen program kerja Disperkim kini harus ditunda, termasuk sejumlah...

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

by Rosyid
16 Agustus 2026
532

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menyiapkan koridor baru Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng yang menghubungkan Kabupaten Magelang, Kota Magelang, dan Kabupaten Temanggung. Koridor...

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
958

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memangkas pos belanja daerah hingga Rp300 miliar untuk menutup potensi defisit pos pendapatan. Sekretaris Daerah Kota Semarang, Handi Priyanto, mengungkapkan rasionalisasi...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
673
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
532
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    121 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya peninggalan Hindhu Budha yang masih ada sampai sekarang. (Google Map/Harianmuria.com)

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya Peninggalan Hindu Budha di Pantai Utara Jawa

1 Oktober 2022
746
POTRET: Masjid Agung Rembang bukti penyebaran ajaran Islam. (Google Map/Harianmuria.com)

Ulama-ulama Besar Kabupaten Rembang, Ada yang Dakwahnya Multikultural

3 September 2022
1.8k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya