• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pemkab Jepara Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Melalui Program SING GEMATI

Sekar Sari by Sekar Sari
25 Mei 2023
in News
70 3
BERI ARAHAN: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Program Sinergisitas Gerakan Menekan Kematian Ibu dan Bayi (SING GEMATI) di Gedung Shima, Jepara, Rabu (24/5). (Tomi/Harianmuria.com)

BERI ARAHAN: Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta memberikan pengarahan dalam Sosialisasi Program Sinergisitas Gerakan Menekan Kematian Ibu dan Bayi (SING GEMATI) di Gedung Shima, Jepara, Rabu (24/5). (Tomi/Harianmuria.com)

560
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara  berkomitmen menekan angka kematian ibu, bayi, balita, dan angka kekerdilan (stunting).

Demi mewujudkan komitmen tersebut, Edy meminta jajarannya khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) Jepara untuk konsisten dan fokus menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) serta stunting yang menjadi prioritas nasional. 

Hal ini ia sampaikan dalam Sosialisasi Program Sinergisitas Gerakan Menekan Kematian Ibu dan Bayi (SING GEMATI) di Gedung Shima, Jepara, Rabu (24/5).

“Saya minta sinergitas gerakan menekan kematian bayi dan ibu serta stunting ini serentak untuk lebih perhatikan,” kata Edy.

Menurut Edy, Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) bukan hanya menjadi indikator kesehatan ibu dan anak, namun juga dapat menggambarkan tingkat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, efisiensi, dan efektivitas dalam pengelolaan program kesehatan.

“Penyebab kematian bayi terbesar adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), asfiksia, infeksi, masalah pemberian minum, dan diare,” ucapnya.

Selain itu, penyebab tingginya AKI paling banyak adalah karena hipertensi, di mana kondisi ibu hamil di awal Trimester (TM) II dan III mendapat pola makan yang tidak sesuai dan nutrisi yang kurang, asupan ibu hamil seharusnya tinggi protein dan sesuai komposisi, berganti dengan makanan tinggi karbohidrat dan tinggi natrium.

Hal tersebut yang menyebabkan ibu hamil mengalami kenaikan tekanan darah dan kelebihan berat badan di TM III.

“Data jumlah ibu hamil di Kabupaten Jepara tahun 2022 adalah 20.841, sedangkan jumlah bayi baru lahir sebanyak 18.637 bayi. Berdasarkan data Laporan Kematian Ibu dan Bayi tahun 2022 di Kabupaten Jepara, tercatat jumlah kematian ibu sebesar 13 kasus dari target 14 kasus dan angka kematian bayi sebesar 4,24 dari target 5,15,” jelasnya.

Oleh karena itu, ia meminta petugas pelayanan kesehatan untuk mengedepankan kenyamanan bagi pasien, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik. 

“Kita memang tidak bisa menghentikan takdir kematian, tapi kita harus berikhtiar agar kematian ibu melahirkan dan balita tidak terus bertambah,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinkes Kabupaten Jepara Mudrikatun menekankan pentingnya dukungan lintas program dan lintas sektor untuk penurunan AKI-AKB tersebut. Menurutnya, akses informasi kesehatan ibu dan anak (KIA) di masyarakat masih belum optimal sehingga menyebabkan kurangnya pemahaman masyarakat terkait risiko tinggi pada ibu hamil.

Ia menjelaskan, berdasarkan Laporan Program KIA tahun 2022, deteksi dini risiko tinggi yang ditemukan oleh masyarakat sebanyak 1.400 (6,72%), sedangkan estimasi sasaran ibu hamil risti yang dideteksi oleh masyarakat adalah 15%. 

“Perlu adanya pengoptimalan dalam upaya percepatan penurunan AKI-AKB bersama dengan stakeholder dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lainnya maupun masyarakat. Untuk itu, diperlukan strategi SING GEMATI dalam upaya percepatan penurunan AKI-AKB dengan harapan dapat menekan kematian ibu dan bayi di Kabupaten Jepara,” kata Mudrikatun.

Sehingga regulasi daerah yang ada belum memberikan langkah pasti dan terprogram dalam pencegahan kasus AKI-AKB, sehingga mengakibatkan tidak terealisasinya kegiatan pelayanan kesehatan ibu dan anak. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Harianmuria.com) 

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Angka Kematian Ibu dan BayiDinkes JeparaInfo JeparajeparaPemkab JeparaSING GEMATI
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Status Ibu Rumah Tangga Tak Lunturkan Tekad Fickoh Budi Utami Maju Pileg 2024

Next Post

DPRD Kudus Rancang Perda untuk Pemberdayaan Desa Wisata

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
520

JEPARA, Harianmuria.com - Pemkab Jepara memastikan penanganan korban kebakaran gudang pabrik mebel CV Allpin Furniture di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, terus dipantau.  Hal itu dikatakan Wakil Bupati Jepara...

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
538

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
518

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Jepara menggencarkan penemuan kasus tuberculosis (TBC) dengan memperluas cakupan skrining. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberantasan TBC....

Tim MBLB Jepara Temukan Bukaan Tambang Ilegal di Desa Pancur Meluas

Tim MBLB Jepara Temukan Bukaan Tambang Ilegal di Desa Pancur Meluas

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
533

JEPARA, Harianmuria.com – Dua titik tambang di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara tak memiliki izin alias ilegal. Berdasarkan inspeksi Pemerintah Kabupaten Jepara, pada Selasa, 13 Oktober 2026,...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
536
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
527
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

27 April 2026
671
NgAllah Suluk Maleman: Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan

NgAllah Suluk Maleman: Refleksi Kemerdekaan untuk Kedaulatan

16 Agustus 2026
570

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya