Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Petani Pekalongan Merugi Parah, Gagal Panen karena Tikus dan Biaya Irigasi Selangit

Petani Pekalongan Merugi Parah, Gagal Panen karena Tikus dan Biaya Irigasi Selangit

Basuki by Basuki
10 Juli 2025 20:50
in News, Pekalongan, Seputar Jateng, Umum
0 0
Hama tikus dan biaya irigasi mahal picu gagal panen di Pekalongan.

Seorang petani di Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan melihat tanaman padinya yang gagal panen karena hama tikus. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Para petani di Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, mengalami kerugian besar akibat gagal panen pada musim tanam ke-2 tahun 2025. Serangan hama tikus yang masif, serta tingginya biaya irigasi selama musim kemarau, menjadi penyebab utama kerugian yang dikeluhkan para petani.

Sawah Dibabat Habis karena Hama Tikus

Casmudi, salah satu petani setempat, menyampaikan bahwa ia terpaksa membabat habis tanaman padinya di lahan seluas 4 hingga 5 hektare. Hal ini dilakukan karena serangan hama tikus sudah tak terkendali sejak beberapa bulan terakhir.

“Sudah tidak sanggup lagi. Tikusnya makin banyak, padahal sudah kami coba kendalikan. Akhirnya sawah saya babat habis karena tidak mungkin dilanjutkan,” ungkapnya, Kamis, 10 Juli 2025.

Biaya Irigasi Melonjak Saat Musim Kemarau

Selain gangguan hama, Casmudi juga mengeluhkan biaya irigasi yang melonjak tinggi saat kemarau. Meski pemerintah memberikan bantuan mesin pompa air, biaya operasional tetap menjadi beban.

“Sekali menyalakan pompa bisa habis Rp100 ribu per jam. Itu belum termasuk upah orang yang menjaga aliran air ke sawah. Kalau tidak dijaga, bisa rebutan dengan petani lain,” jelasnya.

Baca Juga:  Tanggul Kali Bremi Jebol 35 Meter, Ratusan Rumah di Pabean Pekalongan Terendam Banjir

Situasi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan petani. Mereka berharap pemerintah, khususnya dinas pertanian, segera turun tangan dengan solusi konkret seperti pengendalian hama dan subsidi irigasi.

“Kami butuh perhatian. Jangan sampai petani terus-menerus rugi dan akhirnya meninggalkan sawahnya,” tambah Casmudi.

Irigasi Rusak, Distribusi Air Tak Merata

Penyuluh Pertanian BPP Bojong, Tsani Ahmad, mengungkapkan bahwa Kecamatan Bojong merupakan wilayah penyangga lumbung padi Kabupaten Pekalongan. Namun, hingga kini belum sepenuhnya menikmati sistem irigasi yang memadai. Saluran irigasi dari Daerah Irigasi (DI) Padurekso Sudikampir belum mampu mengairi seluruh hamparan sawah seluas ±1.500 hektare.

“Banyak saluran irigasi bocor atau rusak. Lokasi sawah yang berada di ujung atau disebut ‘upat-upat’ juga membuat distribusi air makin sulit,” jelas Tsani.

Pemerintah sudah memberikan bantuan seperti hibah kegiatan Irpom (Irigasi Permukaan) dan Irpip (Irigasi Perpipaan) untuk Desa Randumuktiwaren, termasuk bantuan pompa besar dari program Brigade Alsintan. Namun, Tsani menegaskan bahwa pengelolaan irigasi merupakan tanggung jawab kelompok tani (poktan).

Baca Juga:  Mobil Ditarik Paksa Mata Elang, Warga Pekalongan Lapor Call Center 110 Polri

“Pembagian air dan pengelolaan iuran operasional menjadi tanggung jawab bersama poktan. Tiap desa punya sistem kesepakatan masing-masing,” ujarnya.

Hama Tikus Menyerang Hampir Semua Desa

Serangan hama tikus pada musim tanam kedua (MT-2) tahun ini meluas di hampir seluruh desa di Kecamatan Bojong. Upaya pengendalian telah dilakukan bersama petani dengan bantuan racun umpan klerat dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Namun, keterbatasan stok menyebabkan tidak semua lahan dapat dilayani.

“Gerakan pengendalian hama (gerdal) perlu dukungan mandiri dari desa dan poktan. Petani jangan hanya menunggu bantuan,” tegas Tsani.

Ia juga menyoroti menurunnya semangat gotong royong antarpetani. Banyak kelompok tani kini pasif dan kurang terlibat dalam gerakan pengendalian hama secara kolektif.

“Permasalahan seperti ini tidak bisa ditangani satu-dua pihak saja. Harus ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta agar pertanian tetap berjalan dan petani sejahtera,” pungkasnya.

(LINGKAR NETWORK – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Pekalonganbiaya irigasi mahaldesa randumuktiwarengagal panen pekalonganhama tikusInfo Pekalonganmusim kemaraupetani rugipompa air pertanian

Related Posts

Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Proyek Tol Demak–Tuban yang melintasi Kudus ditunda hingga 2028.

Proyek Tol di Kudus Ditunda hingga 2028, Pemkab Upayakan Exit Tol

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS