• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Meski Menurun Usai Lebaran, Pedagang Masih Keluhkan Tingginya Harga Cabai

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
10 April 2025
in News, Semarang
69 2
Pedagang cabai di pasar tradisional. (Rizky S/Harianmuria.com)

Pedagang cabai di pasar tradisional. (Rizky S/Harianmuria.com)

545
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Jawa Tengah (Jateng) mulai mengalami penurunan setelah sempat melonjak tajam menjelang Idulfitri.

Sebelumnya, harga cabai rawit merah mencapai Rp150 ribu per kilogram (kg)pada H-1 Lebaran. Namun saat ini, harga sudah turun ke kisaran Rp80 ribu hingga Rp100 ribu per kg.

Ahmad Arifin, salah satu pedagang cabai di pasar tradisional, mengatakan bahwa meskipun harga mulai turun, nominalnya masih terbilang tinggi.

“Terakhir jual tadi malam (Rabu, 9 April 2025), cabai rawit merah itu Rp95 ribu per kg. Kalau ke pengecer bisa sampai Rp100 ribu. Sedangkan untuk cabai keriting kami jual Rp50 ribu ke tengkulak,” ungkapnya, Kamis (10/4/2025).

Menurut Arifin, pasokan cabai sempat tersendat karena panen yang tidak sebanding dengan lonjakan permintaan.

“Biasanya ambil dari Temanggung, tapi sekarang petikannya sepi. Sehari cuma bisa bawa satu kuintal, padahal pas murah bisa jual sampai 5 kuintal,” tuturnya.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Jateng Sakina Rosellasari membenarkan adanya kenaikan harga bahan pokok (bapok) selama Ramadan hingga Lebaran.

“Iya betul. Ini karena permintaan masyarakat yang luar biasa. Namun sekarang sudah mulai turun, termasuk cabai rawit merah yang sempat tembus Rp150 ribu per kg,” ujarnya.

Sakina mengungkapkan stok sebenarnya cukup, tetapi peningkatan permintaan menyebabkan lonjakan harga. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng pun terus berupaya menekan kenaikan harga pasca Lebaran dengan melanjutkan program gerakan pasar murah.

“Infonya program pangan murah masih berlanjut. Setiap Senin dan Selasa kami juga rapat inflasi dengan Kementerian Dalam Negeri. Ini semua bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan inflasi,” pungkasnya.

(RIZKY S – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Dinas Perdagangan Jatengharga cabaiInfo JatengPasar Tradisionalpedagang cabai
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Selama Musim Lebaran 2025, Konsumsi Pertamax di Jateng-DIY Naik 77 Persen

Next Post

Harga Meroket, Emas Antam Diserbu Warga Semarang

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

Kembangkan Pasar Kreatif Lasem Lebih Modern, Rembang Studi Tiru ke Pasar Parahyangan

Kembangkan Pasar Kreatif Lasem Lebih Modern, Rembang Studi Tiru ke Pasar Parahyangan

by ulfa puspa
20 Mei 2026
590

REMBANG, Harianmuria.com – Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Rembang studi tiru ke kawasan Pasar Parahyangan di Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Studi tiru tersebut untuk...

4 Pasar Tradisional di Pati Bakal Direvitalisasi Tahun 2026

4 Pasar Tradisional di Pati Bakal Direvitalisasi Tahun 2026

by ulfa puspa
4 Februari 2026
577

PATI, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Pati berencana merevitalisasi empat pasar tradisional di sejumlah wilayah pada tahun anggaran 2026. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) melalui Kabid...

Pasar Wiradesa Pekalongan makin sepi, ratusan kios tutup dan pedagang ramai pindah ke pinggir jalan.

Pasar Wiradesa Pekalongan Kian Sepi, Pedagang Ramai Pindah ke Pinggir Jalan

by Basuki
7 November 2025
573

Pasar Wiradesa Pekalongan makin sepi, ratusan kios tutup dan pedagang ramai pindah ke pinggir jalan. Pemkab siapkan redesain pasar lewat APBD 2026 untuk menghidupkannya kembali.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meluncurkan program “Gerakan ASN Ayo Belanja ke Pasar Tradisional” sebagai langkah mendorong ekonomi rakyat.

Dorong Ekonomi Rakyat, Bupati Kudus Wajibkan ASN Belanja Rutin ke Pasar Tradisional

by Basuki
24 Oktober 2025
525

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris meluncurkan program “Gerakan ASN Ayo Belanja ke Pasar Tradisional” di Pasar Kliwon, Jumat 24 Oktober 2025. Program ini mendorong ASN berbelanja rutin di pasar...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
544
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
530
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Menjelang HUT RI, Penyedia Sewa Kostum di Rembang Banjir Orderan

Menjelang HUT RI, Penyedia Sewa Kostum di Rembang Banjir Orderan

2 Agustus 2022
851
Soto Kerbau Empuk dan Gurih ala Bu Djatmi, Ikon Kuliner Legendaris Kudus

Soto Kerbau Empuk dan Gurih ala Bu Djatmi, Ikon Kuliner Legendaris Kudus

23 Juni 2025
690

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya