KENDAL, Harianmuria.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kendal terus memperluas layanan administrasi kependudukan (Adminduk) dengan menyasar para santri di pondok pesantren.
Melalui program Layanan Adminduk untuk Santri (Lastri), petugas Disdukcapil turun langsung ke pondok pesantren untuk melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) dan Kartu Identitas Anak (KIA).
Jemput Bola Perekaman di Pondok Pesantren
Kegiatan jemput bola tersebut dilakukan bersamaan dengan acara Resik-resik Pondok (Ro’an) dan Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga) bersama Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari (Tika) di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadi’in Desa Jambearum, Kecamatan Patebon, pada Jumat, 17 Oktober 2025.
Dalam kesempatan itu, Gus Yasin, Bupati Tika, dan Kepala Disdukcapil Kendal Ratna Mustikaningsih meninjau langsung proses perekaman KTP dan KIA bagi para santri.
“Jangan lupa posenya yang bagus, ini fotonya untuk seumur hidup,” canda Gus Yasin kepada salah satu santri.
Permudah Santri Urus Dokumen Kependudukan
Bupati Kendal menjelaskan, program Lastri merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal untuk mempermudah para santri mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil.
“Kami di Kabupaten Kendal sudah ada layanan adminduk untuk santri yang disingkat Lastri. Jadi kita melayani para santri terkait pembuatan KIA dan perekaman KTP,” ujar Bupati Tika.
Ia menambahkan, untuk KIA bisa langsung dicetak, sedangkan KTP hanya dilakukan perekaman, dan proses pencetakannya diserahkan ke kabupaten/kota asal domisili para santri.
Perekaman Capai 99 Persen
Kepala Disdukcapil Kendal Ratna Mustikaningsih menuturkan, kegiatan perekaman di Ponpes Hidayatul Mubtadi’in diikuti oleh 38 santri perekaman KIA dan 28 santri perekaman KTP-el.
“Karena lokasi pondok ini dekat dengan kantor kami, sudah banyak santri yang melakukan perekaman. Nanti hasil cetaknya dikirim ke daerah asal masing-masing,” jelas Ratna.
Per 16 Oktober 2025, capaian perekaman KTP di Kendal telah mencapai 99,07 persen atau 826.442 penduduk, sementara pembuatan KIA sudah mencapai 80,39 persen atau 211.739 anak.
“Kami menargetkan perekaman KTP bisa segera 100 persen. Identitas kependudukan sangat penting, terutama bagi para santri dan pemula,” tegas Ratna.
Pengajar Apresiasi Program Lastri
Salah satu pengajar Ponpes Hidayatul Mubtadi’in, Nafhatul Miskiyah, menyambut baik program Lastri yang menurutnya sangat membantu para santri dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Dengan adanya perekaman di pondok, santri jadi lebih mudah, apalagi bagi yang sudah berusia 17 tahun. Kami berharap program seperti ini bisa berkelanjutan,” ucapnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











