JAKARTA, Harianmuria.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membongkar kasus korupsi besar terkait pengangkutan bantuan sosial (bansos) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos). Dalam penghitungan awal, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga Rp200 miliar akibat praktik korupsi tersebut.
“Penghitungan awal oleh penyidik menunjukkan kerugian negara sekitar Rp200 miliar,” ungkap Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa, 19 Agustus 2025.
5 Tersangka, Termasuk 2 Korporasi
KPK telah menetapkan lima tersangka, terdiri dari tiga individu dan dua perusahaan (korporasi). Namun, hingga kini identitas resmi para tersangka belum diumumkan secara publik.
Di sisi lain, KPK mengatakan kasus dugaan korupsi terkait pengangkutan penyaluran bansos di Kemensos merupakan pengembangan perkara dugaan korupsi di Kemensos sebelumnya.
Pengusutan dimulai dari perkara dugaan suap dalam pengadaan bansos untuk wilayah Jabodetabek pada lingkungan Kemensos tahun 2020, yakni pada 6 Desember 2020. Salah satu tersangka kasus itu adalah mantan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara.
KPK pada 15 Maret 2023, mengumumkan penyidikan dugaan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kemensos tahun 2020-2021.
Pada 26 Juni 2024, KPK mengumumkan memulai penyidikan dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial presiden terkait penanganan COVID-19 di wilayah Jabodetabek pada Kemensos tahun 2020.
4 Orang Dicegah ke Luar Negeri
Masih dalam pengembangan kasus, mencegah empat orang untuk bepergian ke luar negeri terkait kasus pengangkutan penyaluran bansos Kemensos, yakni berinisial ES, BRT, KJT, dan HER.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat orang tersebut adalah Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Edi Suharto (ES), dan Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik (DNR Logistics) sekaligus Direktur Utama PT Dosni Roha Indonesia (DNR) Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT).
Kemudian Dirut DNR Logistics tahun 2018-2022 Kanisius Jerry Tengker (KJT), Direktur Operasional DNR Logistics tahun 2021-2024 Herry Tho (HER).
Sumber: Antara/Lingkar Network
Editor: Basuki











