• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Kirab 21 Gunungan Hasil Bumi Desa Pekuncen Ditetapkan Jadi Agenda Wisata Tahunan

Basuki by Basuki
26 Juni 2025
in News, Kendal
73 3
Iring-iringan gunungan diarak dalam Kirab Budaya 21 Gunungan Hasil Bumi di Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kendal, Rabu siang, 25 Juni 2025. (Dok. Diskominfo Kendal/Harianmuria.com)

Iring-iringan gunungan diarak dalam Kirab Budaya 21 Gunungan Hasil Bumi di Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kendal, Rabu siang, 25 Juni 2025. (Dok. Diskominfo Kendal/Harianmuria.com)

582
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KENDAL, Harianmuria.com – Suasana meriah terlihat di Desa Pekuncen, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Rabu siang, 25 Juni 2025, saat ratusan warga memadati jalan desa untuk mengikuti Kirab Budaya 21 Gunungan Hasil Bumi.

Tradisi lokal tersebut kini ditetapkan menjadi agenda wisata tahunan, sekaligus memperkuat citra Desa Pekuncen sebagai destinasi wisata religi dan budaya di Kendal.

Kirab ini menampilkan 21 gunungan berisi hasil bumi seperti sayuran, buah-buahan, dan jajanan tradisional. Tak hanya itu, iring-iringan juga membawa mustaka (mahkota masjid) dari Masjid Jami Abinawa, peninggalan tokoh spiritual Pangeran Abinowo, yang diyakini sebagai simbol sakral dan pusaka desa.

Gunungan hasil bumi merupakan bentuk rasa syukur warga Desa Pekuncen atas berkah alam dan panen selama setahun terakhir. Setelah dikirab keliling desa, gunungan tersebut dibawa menuju halaman Masjid Jami Abinawa, di mana warga dengan antusias berebut sayur dan buah yang dipercaya membawa keberkahan.

“Saya ikut berebut jagung dan terong, jagungnya mau saya tanam di ladang. Semoga membawa berkah dan hasil panen kami melimpah,” ujar Sri Wahyuni, salah satu warga yang turut serta.

Sebelum kirab dimulai, mustaka Masjid Abinawa disucikan melalui prosesi doa oleh tokoh agama dan juru kunci setempat, lalu diarak bersama gunungan sebagai wujud penghormatan terhadap leluhur desa.

Ketua Panitia, Suseno Edi, menjelaskan bahwa kirab ini baru kali kedua digelar dan akan dijadikan agenda rutin tahunan. Ia menyebutkan jumlah gunungan meningkat dari tahun sebelumnya, dari 16 menjadi 21, sebagai simbol pertumbuhan dan antusiasme warga.

“Kirab budaya ini akan terus kami selenggarakan. Desa Pekuncen sudah ditetapkan sebagai desa wisata religi karena memiliki sejarah dan warisan spiritual yang kuat,” ungkapnya.

Edi menambahkan, acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian Merti Desa dan Haul Sunan Abinawa yang dipusatkan di Masjid Jami Abinawa.

Puncak peringatan haul Pangeran Abinowo digelar pada Kamis pagi, 26 Juni 2025. Yang menarik, seluruh warga diminta membawa nasi bungkus secara sukarela, kemudian dikumpulkan dan didoakan di masjid. Nasi tersebut kemudian menjadi rebutan warga, karena diyakini siapa yang memakannya akan dikabulkan segala hajatnya oleh Allah SWT.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permana Sari, yang hadir membuka kirab sekaligus ikut dalam arak-arakan, menyambut baik pelestarian tradisi ini. Ia berharap kegiatan tersebut bisa menjadi daya tarik wisata sekaligus pelestari budaya lokal.

“Kirab budaya ini penting untuk memperkuat wisata religi dan budaya Jawa di Kendal. Apalagi Desa Pekuncen punya sejarah besar seperti makam Pangeran Abinowo dan para ulama terdahulu,” katanya.

Selain kirab dan haul, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan seni topeng ireng dari Magelang, selawatan massal, dan pagelaran wayang kulit, menjadikan Pekuncen sebagai panggung budaya yang sarat makna spiritual dan tradisi.

(LINGKAR NETWORK – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Kendaldesa wisata Kendalhaul Sunan AbinawaInfo KendalKirab Gunungan Pekuncenwisata budaya Kendalwisata religi Pekuncen
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Tak Hanya Fokus PAD, DPRD Jateng Minta BUMD Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Next Post

Salatiga dan Korea Selatan Eratkan Hubungan Lewat Diplomasi Kuliner

Basuki

Basuki

Berita Terkait

3 Tahun Jalankan PSN Mandiri, Kasus DBD di Parakan Kendal Berhasil Ditekan

3 Tahun Jalankan PSN Mandiri, Kasus DBD di Parakan Kendal Berhasil Ditekan

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
514

KENDAL, Harianmuria.com – Warga Desa Parakan, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal menggencarkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) mandiri selama tiga tahun hingga berhasil menekan penyebaran kasus demam berdarah dengue (DBD)....

Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
997

KENDAL, Harianmuria.com – Kawasan sempadan Sungai Kendal di Kelurahan Kebondalem padat bangunan rumah hingga warung mengakibatkan pekerjaan normalisasi kali tidak bisa optimal. Bahkan, petugas harus menunda sementara karena...

Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
537

KENDAL, Harianmuria.com – Warga Dusun Kalikunal, Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal selama ini kesulitan mendapatkan air bersih. Warga harus menempuh jarak sekitar 200 meter untuk mendapatkan air...

Harga Beras di Pasar Kendal Turun, Bapanas Ingatkan Pedagang Jual Sesuai HET

Harga Beras di Pasar Kendal Turun, Bapanas Ingatkan Pedagang Jual Sesuai HET

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
534

KENDAL, Harianmuria.com – Harga beras di Pasar Kendal menunjukkan tren penurunan seiring berlangsungnya panen raya. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kendal tetap memantau harga jual beras agar tetap mengacu...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

Punggahan, Tradisi Warga Salatiga untuk Sambut Ramadan

26 Februari 2025
613
Dewan Pati Dorong Faskes Swasta dan RSUD Saling Perkuat Layanan Kesehatan

Dewan Pati Dorong Faskes Swasta dan RSUD Saling Perkuat Layanan Kesehatan

11 Mei 2026
544

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya