PATI, Harianmuria.com – Masyarakat pesisir Kabupaten Pati bakal mengadakan sedekah laut sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah pada pekan terakhir bulan Maret 2026
Pada Sabtu, 28 Maret nasyarakat nelayan di Desa Sambiroto Kecamatan Tayu bakal mengadakan lomban kupatan. Sehari setelahnya, masyarakat nelayan Desa Bajomulyo, Kecamatan Juwana bakal mengadakan larung sesaji.
Kabid Pemasaran Pariwisata pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Mohamad Roni, optimistis sedekah laut tahun ini bisa menjadi pendongkrak ekonomi.
“Kegiatan ini rutin setiap tahun sebagai bentuk rasa syukur masyarakat nelayan atas hasil laut yang melimpah. Harapannya tentu menjadi berkah dalam melaut semakin lancar dan selamat,” ungkapnya, Selasa, 24 Maret 2026.
Roni mengatakan sedekah laut tidak hanya untuk melestarikan budaya, namun juga untuk menghibur masyarakat dengan rangkaian pawai dan tradisi lomban perahu naga.
Dirinya juga mengapresiasi segenap panitia yang bekerja keras mempersiapkan kegiatan besar ini. Ia berpesan bagi para remaja agar turut andil dalam kegiatan untuk meneruskan penyelenggaraan tradisi di masa mendatang.
“Kami dari Dinporapar menyampaikan apresiasi kepada panitia yang selalu nguri-nguri tradisi ini. Mari kita saksikan kita ramaikan kegiatan ini sebagai salah satu pariwisata budaya,” tandasnya.
Dinporapar meyakini tradisi yang menjadi event tahunan ini bisa menyedot ribuan wisatawan yang ingin menyaksikan pagelaran budaya masyarakat nelayan di Kabupaten Pati.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











