DEMAK, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah, memastikan limbah yang dihasilkan masyarakat dapat kembali memberikan manfaat.
Sekretaris DLH Demak, Sudarwanto, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan sampah secara optimal. Saat ini Demak telah memiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) modern Berahan Kulon, berlokasi di Kecamatan Wedung.
“DLH baru bisa melayani delapan kecamatan yang sampahnya kita angkut ke TPA, sementara enam kecamatan lain terus didorong memaksimalkan pengolahan sampah mandiri melalui TPS3R,” ujarnya.
Dua Sistem Pengolahan Sampah
Di TPA Berahan Kulon, DLH menerapkan dua metode utama. Pertama, pusat daur ulang sampah organik dari pasar dan rumah tangga dengan kapasitas 1–3 ton per hari.
“Sampah organik itu diproses menjadi kompos dan produk turunan lainnya,” jelas Sudarwanto.
Selain pengolahan organik, DLH Demak menggandeng Bank BRI untuk mengubah sampah plastik menjadi Eco Hec Brick, yaitu bahan konstruksi ramah lingkungan yang dimanfaatkan sebagai pemecah ombak di pesisir.
Eco Hec Brick untuk Pemecah Ombak
Eco Hec Brick merupakan blok konstruksi menyerupai paving besar dengan berat sekitar 40 kilogram. Produk ini merupakan hasil campuran sampah plastik dan pasir yang dicetak dalam bentuk puzzle.
“Eco Hec Brick kami distribusikan ke wilayah pesisir seperti Timbulsloko sebagai pemecah ombak,” tambahnya.
Inovasi ini menjadi terobosan penting dalam memaksimalkan pemanfaatan sampah plastik. Limbah yang sebelumnya menjadi masalah kini dapat diolah menjadi solusi kreatif bagi pembangunan infrastruktur, khususnya penguatan pesisir.
Dorong Inovasi Pengolahan Sampah
Meski kapasitas TPA Berahan Kulon masih terbatas, DLH Demak berkomitmen terus mengembangkan metode pengolahan sampah yang inovatif. Upaya ini bertujuan mengurangi timbunan sampah sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
“Inovasi seperti Eco Hec Brick membuktikan bahwa pengelolaan sampah bisa kreatif, ramah lingkungan, sekaligus memberikan manfaat sosial,” pungkas Sudarwanto.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











