• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Banjir Picu Kasus Leptospirosis Melonjak di Pati, 4 Warga Meninggal

Rosyid by Rosyid
1 Februari 2026
in News, Pati
70 1
Petugas puskesmas memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Pati, Sabtu, 31 Januari 2026. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Petugas puskesmas memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Pati, Sabtu, 31 Januari 2026. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

544
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati mencatat sebanyak 35 warga di sejumlah wilayah terdampak banjir saat ini terjangkit penyakit leptospirosis. Sebanyak 4 orang di antaranya dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

Ketua Tim Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular P2PM Dinkes Pati, Yanti, mengungkapkan kasus leptospirosis tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Juwana, Jaken, dan Margoyoso, dengan kelompok usia lanjut menjadi yang paling rentan terdampak.

Selain itu, penyebaran penyakit juga ditemukan di Kecamatan Trangkil, Dukuhseti, Batangan, dan Wedarijaksa.

Yanti menyebut kejadian serupa juga tercatat pada tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2025, terdapat 61 kasus leptospirosis dengan 17 kasus kematian, dengan jumlah tertinggi terjadi pada Februari hingga Maret 2025.

Leptospirosis merupakan penyakit akibat infeksi bakteri leptospira yang ditularkan melalui air kencing atau darah hewan, seperti tikus, anjing, babi, kucing, sapi, kambing, dan kuda.

Bakteri tersebut mencemari tanah dan air, serta umumnya berkembang di wilayah tropis saat terjadi banjir.

Bakteri leptospira diketahui mampu bertahan hidup selama tiga hingga enam bulan, dan dapat bertahan lebih lama apabila berada di genangan air banjir.

Penderita leptospirosis biasanya mengalami demam tinggi, sakit kepala, mata merah, nyeri betis, tubuh lemas, hingga kulit menguning.

Pada kondisi berat, penyakit ini dapat menyebabkan gagal ginjal akut yang berujung kematian.

“Ini penyakit yang perlu diwaspadai, apalagi pascabanjir,” kata Yanti, Sabtu, 31 Januari 2026.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya telah melakukan pemberian disinfektan berbahan deterjen ramah lingkungan pada genangan air pasca banjir untuk membunuh bakteri leptospira.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera melakukan penanganan sejak dini dengan mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna mendapatkan antibiotik apabila mengalami gejala awal leptospirosis.

Warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan menggunakan alat pelindung diri saat berada di genangan banjir, menutup luka terbuka, mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun, serta memastikan makanan dan lingkungan sekitar tetap bersih.

“Kita sudah melaksanakan pemberitahuan kepada petugas puskesmas agar memberikan disinfektan berupa sabun boom (deterjen) ke genangan air pasca banjir, terus rumah itu dipel pakai sabun boom,” ujarnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Banjir PatiBerita PatiLeptospirosisPati Hari Ini
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Zulhas Klarifikasi Isu Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih

Next Post

Berdayung Antara Monarki, Poliarki, dan Oligarki

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi protes di Polsek Cluwak, Selasa, 13 Oktober 2026. (Dok. LBH Semarang/Harianmuria.com)

Konflik Lahan 174 Hektare, Warga Karangsari Pati Desak Polisi Hentikan Kriminalisasi Petani

by Redaksi
14 Oktober 2026
529

PATI, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendatangi Polsek Cluwak untuk mendesak kepolisian menghentikan proses hukum terhadap petani yang terlibat konflik agraria...

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
646

PATI, Harianmuria.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati mulai menyiapkan langkah untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif. Partai berlambang Kabah ini memasang target meraih tujuh hingga sembilan kursi...

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. (Harianmuria.com)

Pengawasan Trotoar Pati Dikritik Sudewo, Plt Bupati Chandra Bakal Minta Penjelasan Kementerian PU

by Redaksi
10 Oktober 2026
603

PATI, Harianmuria.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra akan menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membahas pembangunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, Jawa...

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ungker Jati, salah satu makanan khas Blora. (Instagram @falarasha/Harianmuria.com)

5 Deretan Makanan Khas Blora yang Unik, Salah Satunya Terbuat dari Kepompong Jati

18 Oktober 2022
1.6k
Getuk Runting, salah satu jajanan pasar khas Pati. (Instagram @tumbasmangan/Harianmuria.com

Jajanan Pasar Khas Pati Ini Wajib untuk Dicoba

28 Februari 2023
1.6k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya