• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Rugikan Petani Tebu, APTRI Blora Protes Keputusan PT GMM Tutup Musim Giling

Basuki by Basuki
25 September 2025
in News, Blora
76 3
APTRI Blora menilai keputusan PT Gendhis Multi Manis (GMM) menutup musim giling 2025 lebih awal akibat kerusakan boiler merugikan petani tebu.

Petani tebu di Blora melakukan panen. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

608
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Keputusan PT Gendhis Multi Manis (GMM) menutup musim giling tebu 2025 lebih awal pada Kamis, 25 September 2025, menuai protes keras dari petani tebu Blora.

Penutupan dilakukan Pabrik Gula (PG) Blora tersebut karena kerusakan parah pada unit boiler. Namun, keputusan sepihak tersebut dinilai merugikan petani, terutama karena masih banyak tebu yang belum ditebang.

APTRI: Keputusan Sepihak Rugikan Petani

Ketua Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) Blora, Sunoto, menegaskan GMM seharusnya bermusyawarah dengan petani sebelum memutuskan penutupan.

“GMM itu mau tutup kok tidak rembukan dengan petani. Padahal sejak awal giling ada musyawarah, mestinya tutup pun juga musyawarah. Ini kurang baik,” ujarnya.

Menurutnya, APTRI tidak menerima pemberitahuan resmi terkait penutupan giling. “Tiba-tiba GMM memutuskan sepihak, penerimaan tebu terakhir tanggal 24 September pukul 24.00. Ini sangat merugikan kami,” tegas Sunoto.

Baca juga: Boiler Rusak, Pabrik Gula PT GMM Blora Tutup Giling Lebih Awal

Menurut Sunoto, tujuan hadirnya PG GMM di Blora adalah menyerap hasil tebu petani lokal. Namun kenyataannya, masih banyak tebu belum ditebang.

“Perkiraan kami akhir Oktober baru selesai tebang, itu pun kalau cuaca mendukung. Dengan iklim yang kurang baik, jelas penebangan terhambat,” kata Sunoto.

Kritik untuk Manajemen PT GMM

Sunoto juga menilai manajemen GMM kurang profesional dalam persiapan musim giling. Alasan penutupan karena boiler rusak mengindikasikan persiapan yang kurang matang.

“Harusnya ada solusi, misalnya perpanjangan masa giling. Tapi karena GMM milik BUMN, mereka tetap digaji meski pabrik tutup. Yang rugi jelas petani,” tegasnya.

Petani Bingung Cari Solusi

APTRI Blora kini berupaya mencarikan solusi dengan menyalurkan tebu petani ke pabrik gula lain. Namun, langkah ini tidak mudah dilakukan semua petani.

“Bagi petani yang sudah biasa kirim ke luar Blora mungkin tidak masalah. Tapi bagi yang belum pernah, jelas butuh solusi agar tidak semakin dirugikan,” ujarnya.

Keluhan Petani Blora

Mudi, salah satu petani dari Blora, mengaku memiliki dua hektare tebu yang belum ditebang. Ia bingung bagaimana nasib hasil panennya.

“Tebu saya masih di lahan. Kalau PG GMM sudah tutup, saya harus jual ke mana? Ongkos kirim mahal, belum tentu diterima pabrik lain,” ujarnya kecewa.

Mudi menilai pihak GMM tidak memberikan solusi konkret sebelum mengambil keputusan tutup giling. “Harusnya ada waktu perpanjangan, atau minimal koordinasi dulu. Jangan langsung tutup begini. Kita ini tanam setahun penuh, masa tidak dihargai?” pungkasnya.

Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: APTRI BloraBerita BloraBlora Hari Iniboiler rusakmusim giling 2025Pabrik Gula Blorapetani tebuPT GMMtutup giling
SummarizeShare44SendShare
Previous Post

Boiler Rusak, Pabrik Gula PT GMM Blora Tutup Giling Lebih Awal

Next Post

Hujan Angin Petungkriyono Tumbangkan 100 Pohon Pinus, 6 Rumah Warga Rusak

Basuki

Basuki

Berita Terkait

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
510

BLORA, Harianmuria.com – SMP Negeri 1 Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mendapatkan alokasi anggaran revitalisasi Rp1,9 miliar tahun anggaran 2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dengan...

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
528

BLORA, Harianmuria.com – Kabupaten Blora kembali menarik perhatian investor internasional di sektor energi terbarukan. Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan dari calon investor asal Jepang, Toho Gas,...

Diresmikan Sejak Awal 2022, DPRD Blora Soroti Operasional Bendungan Randugunting 

Diresmikan Sejak Awal 2022, DPRD Blora Soroti Operasional Bendungan Randugunting 

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
517

BLORA, Harianmuria.com – Setelah diresmikan pada awal tahun 2022, pemanfaatan air baku Bendungan Randugunting dirasa belum optimal. Oleh karena itu DPRD Kabupaten Blora meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah...

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
526

BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Blora menggelar festival literasi dengan tema "Nyalakan Cerita, Literasi Blora Mendunia"di halaman Perpusda selama empat hari mulai Rabu, 14 Oktober 2026. Pelaksanaan Festival...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Getuk Runting, salah satu jajanan pasar khas Pati. (Instagram @tumbasmangan/Harianmuria.com

Jajanan Pasar Khas Pati Ini Wajib untuk Dicoba

28 Februari 2023
1.6k
Pada Hari HAM Sedunia 10 Desember, nasib 400 warga Indonesia masih menggantung karena status tersangka yang tak kunjung disidangkan.

Hari HAM Sedunia, 400 Orang Nasibnya Digantung

10 Desember 2025
558

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya