KUDUS, Harianmuria.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, resmi ditutup pada Kamis, 21 Mei 2026.
Penutupan program ditandai dengan upacara yang dihadiri Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama jajaran Forkopimda, TNI-Polri, dan masyarakat setempat.
Bupati Sam’ani Intakoris menyebut TMMD Sengkuyung menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis gotong royong.
“TMMD Sengkuyung ini adalah bukti nyata sinergi kita bersama dalam membangun negeri. Semangat gotong royong ini harus terus kita jaga,” katanya.
Ia menilai keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga dari terbangunnya semangat kebersamaan antar elemen masyarakat selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Sam’ani turut mengapresiasi keterlibatan jajaran TNI dan seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan program tersebut.
Salah satu hasil pembangunan fisik yang diselesaikan dalam TMMD kali ini yakni betonisasi jalan sepanjang 450 meter di Desa Gondoharum.
“Ini bukan hanya soal jalan, tapi tentang membuka akses dan mendorong peningkatan kualitas ekonomi, sosial, dan budaya bagi warga Gondoharum,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur desa diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi warga setempat.
Ia juga meminta masyarakat ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Selain kegiatan fisik, TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 juga diisi berbagai program nonfisik, seperti penyuluhan bela negara, penguatan kondusivitas wilayah, serta pemberdayaan masyarakat. Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan wawasan dan kapasitas warga desa.
Sam’ani berharap kolaborasi lintas sektor dalam program TMMD dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun desa secara berkelanjutan serta mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid











