KUDUS, Harianmuria.com – Banyak pelajar di Kabupaten Kudus mengikuti lomba kaligrafi dalam perayaan Ta’sis Masjid Menara Kudus 19 Rajab 956 H-1444 H pada Rabu (8/2).
Perlombaan kaligrafi ini merupakan rangkaian kegiatan Ta’sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus. Selain itu, ada berbagai kegiatan mulai dari kuliner jadul, kirab kunden dan belik, pembacaan qasidah al-barzanzi dan bahtsul masa’il.
Koordinator Seksi Lomba Macapat dan Kaligrafi Rahman Hakim mengatakan, lomba kaligrafi sudah dilaksanakan setiap tahunnya. Ini adalah kali ketiga diadakan setiap perayaan Ta’sis Masjid Al-Aqsha Menara Kudus.
“Tujuan digiatkannya kegiatan ini adalah supaya anak-anak generasi muda ini lebih mengenal Al-Quran. Dan supaya kedepannya mereka mempunyai bekal juga dalam mengasah kreativitasnya,” ujarnya.
Dia menjelaskan, lomba kaligrafi dibagi menjadi dua kategori. Pertama, kategori untuk usia di bawah 13 tahun dengan naskhi ukuran kertas A3.
Kategori kedua diperuntukkan pelajar usia 13 tahun sampai 17 tahun. Lomba ini menggunakan empat jenis khot berukuran 40×60 dengan media kanvas atau triplek.
“Kategori usia 13 tahun menggunakan khot dengan naskah surat Al-Ikhlas. Untuk usia 13 tahun sampai 17 tahun hiasan dekorasi kaligrafi,” katanya.
Ia menyebut, pihaknya ingin mensupport generasi muda agar peduli dengan Al-Quran. Selain itu, memahami penulisan Al-Quran untuk keterlanjutan membaca Al-Quran.
“Kita fasilitasi kegiatan seperti ini agar kreativitas anak dapat berkembang dan memberi ruang untuk mereka berekspresi,” imbuhnya.
Salah Satu Peserta Lomba Kaligrafi Nawal Tazkiya mengaku sangat antusias mengikuti lomba ini. Dirinya bersyukur dapat melihat teman-teman seusianya yang memiliki keterampilan berkaligrafi dan membuatnya terpacu untuk terus belajar.
“Seneng, semangat, dan sudah bersiap mengikuti lomba ini. Banyak teman-teman meskipun baru ketemu tapi mereka bagus gambarnya. Semoga besok-besok ada lomba-lomba seperti ini lagi,” ucapnya. (Lingkar Network | Ihza Fajar – Harianmuria.com)











