• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Juli 21, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Soal Penambahan Bahasa Asing di Sekolah, PGRI Kudus: Butuh Pertimbangan Matang

ulfa puspa by ulfa puspa
5 Juni 2026
in Kudus, News, Pendidikan
66 2
Ketua PGRI Kabupaten Kudus, Ahadi Setiawan. (dok for Harianmuria.com)

Ketua PGRI Kabupaten Kudus, Ahadi Setiawan. (dok for Harianmuria.com)

525
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KUDUS, Harianmuria.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kudus menilai penambahan pembelajaran bahasa asing dalam kurikulum perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah.

Hal tersebut merespons arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menambah pembelajaran bahasa asing, seperti Portugis dan Prancis, di pendidikan dasar hingga menengah.

Ketua PGRI Kudus, Ahadi Setiawan, mengatakan penerapan arahan Presiden harus disesuaikan dengan karakteristik di sekolah.

“Kalau arahan atau gagasan itu baik, tentu kami menyambut positif. Namun, kita harus melihat daerah mana yang memungkinkan untuk menindaklanjutinya. Tidak bisa digeneralisasikan di setiap kota, setiap sekolah, maupun setiap provinsi,” ujarnya, Kamis, 4 Juni 2026.

Ahadi menjelaskan, sebagian sekolah di Kudus mungkin memiliki kapasitas untuk menambah pembelajaran bahasa asing. Namun, banyak sekolah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari sarana dan prasarana, ketersediaan tenaga pengajar, hingga kesiapan peserta didik.

Menurutnya, pemerintah juga perlu mengevaluasi efektivitas pembelajaran bahasa asing yang telah berjalan selama ini. Ia menilai kemampuan bahasa Inggris siswa sebagai bahasa asing utama masih perlu ditingkatkan di banyak sekolah.

“Bahasa Inggris yang sudah diberikan selama ini saja pencapaian kemampuan peserta didiknya masih perlu menunjukkan perkembangan yang lebih signifikan. Jadi perlu dipertimbangkan secara matang jika akan menambah bahasa asing baru,” jelasnya.

Meski demikian, Ahadi melihat peluang penerapan bahasa asing tambahan dapat dilakukan secara bertahap. Ia menilai jenjang pendidikan menengah atas memiliki kesiapan yang lebih baik dibandingkan pendidikan dasar untuk mengadopsi program tersebut.

“Kalau diterapkan mungkin bisa dimulai di tingkat SLTA. Namun, tetap tidak bisa semua sekolah, kabupaten, atau provinsi menjalankannya secara sama. Tantangan global memang menuntut generasi muda memiliki kemampuan yang lebih baik, termasuk penguasaan bahasa asing,” paparnya.

Selain kesiapan siswa, Ahadi menegaskan ketersediaan tenaga pendidik harus menjadi perhatian utama pemerintah sebelum kebijakan tersebut diterapkan. Pasalnya, kebutuhan guru di berbagai mata pelajaran hingga saat ini masih menjadi persoalan di sejumlah daerah.

“Kesiapan tenaga pendidik harus menjadi perhatian utama. Jika pemerintah memiliki gagasan seperti itu tentu bagus, tetapi harus dipersiapkan terlebih dahulu. Saat ini guru bahasa asing tertentu seperti Jepang, Korea, atau Mandarin saja masih terbatas. Bahkan guru mata pelajaran utama pun di sejumlah daerah masih membutuhkan tambahan,” jelasnya.

Ia berharap setiap kebijakan pendidikan yang dirancang pemerintah benar-benar didasarkan pada kondisi nyata di lapangan. Dengan begitu, program yang diterapkan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat optimal bagi peserta didik tanpa menambah beban sekolah.

“Gagasan itu baik untuk masa depan, tetapi kebutuhan di bawah harus dilihat secara komprehensif, termasuk kesiapan guru yang nantinya akan mengajar,” tandasnya.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita JatengBerita KuduskudusPemkab KudusPendidikanPGRI
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Perbaikan Jalan Sukodono–Cengklik Sragen Digarap Bertahap

Next Post

Susun APBD 2027, Pemkab Grobogan Tekankan Efektivitas Anggaran

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Kejar Target PAD 1,7 Miliar, DPRD Jateng Sewakan Aset Daerah

Kejar Target PAD 1,7 Miliar, DPRD Jateng Sewakan Aset Daerah

by ulfa puspa
21 Juli 2026
511

SEMARANG, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah akan memanfaatkan aset daerah untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Sekretaris DPRD Jateng, Agung Hariyadi, mengungkapkan dewan...

Brebes Jadi Lokasi Pembangunan Peternakan Sapi Perah Terpadu Terbesar di Indonesia

Brebes Jadi Lokasi Pembangunan Peternakan Sapi Perah Terpadu Terbesar di Indonesia

by ulfa puspa
20 Juli 2026
513

BREBES, Harianmuria.com — Pembangunan peternakan sapi perah terpadu berskala besar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah resmi dimulai pada Senin, 20 Juli 2026. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, meletakkan batu...

Cegah Pernikahan Dini, Mahasiswa PKM Kelompok 5 FH UB Edukasi Siswa SMKS Riyadlul Qur’an

Cegah Pernikahan Dini, Mahasiswa PKM Kelompok 5 FH UB Edukasi Siswa SMKS Riyadlul Qur’an

by ulfa puspa
18 Juli 2026
513

MALANG, Harianmuria.com – Kelompok 5 Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FH UB) sukses menyelenggarakan kegiatan sosialisasi pencegahan pernikahan dini bertema "Bangkitkan Kesadaran Hukum Remaja, Rencanakan...

Gus Yasin Usul Pendidikan Vokasi Dikenalkan Sejak SMP

Gus Yasin Usul Pendidikan Vokasi Dikenalkan Sejak SMP

by ulfa puspa
17 Juli 2026
517

SEMARANG, Harianmuria.com — Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mengusulkan agar pendidikan vokasi dikenalkan sejak sekolah menengah pertama. Gus Yasin menyampaikan hal tersebut saat membuka...

Load More

BERITA UTAMA

Guru Jadi Prioritas Usulan CASN Pati 2026, Capai 58 Formasi

Guru Jadi Prioritas Usulan CASN Pati 2026, Capai 58 Formasi

21 Juli 2026
508
Korwil SPPG Blora: Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Masuk Kejadian Menonjol

Korwil SPPG Blora: Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Masuk Kejadian Menonjol

21 Juli 2026
513
Brebes Jadi Lokasi Pembangunan Peternakan Sapi Perah Terpadu Terbesar di Indonesia

Brebes Jadi Lokasi Pembangunan Peternakan Sapi Perah Terpadu Terbesar di Indonesia

20 Juli 2026
513
19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Diduga Keracunan Usai Minum Susu Menu MBG

19 Siswa SDN Sendangrejo Blora Diduga Keracunan Usai Minum Susu Menu MBG

20 Juli 2026
540

TRENDING HARI INI

  • Sambut Hari Kebaya Nasional, 200 Perempuan Berkebaya Meriahkan CFD Grobogan

    Sambut Hari Kebaya Nasional, 200 Perempuan Berkebaya Meriahkan CFD Grobogan

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • 24 Desa di Jepara Bakal Gelar Pilpet Serentak 2026, Anggaran Rp2,4 Miliar Disiapkan

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Tinjau Perbaikan 3 Ruas Jalan, Bupati Jepara Pastikan Kualitas Jalan Sesuai Standar

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Kudus Siapkan Manajemen 9 Koperasi Merah Putih Jadi Percontohan 

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Nasib Karyawan PT Samwon Jepara Terancam PHK Mulai Agustus 2026

    602 shares
    Share 241 Tweet 151
  • Pembangunan Jalan Swadaya di Nglebak Blora Berujung Proses Hukum, Sekretaris Desa Ditangkap

    11098 shares
    Share 4439 Tweet 2775
  • Dapur MBG di Blora Pakai MinyaKita, Dindagkop-UKM Buka Suara

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

NgAllah Suluk Maleman : BANGSA YANG KEHILANGAN KUDA-KUDA

NgAllah Suluk Maleman : BANGSA YANG KEHILANGAN KUDA-KUDA

22 Juni 2026
515
ILUSTRASI: Stres yang melanda remaja putri. (Freepik/Harianmuria.com)

Atasi Stres, Ini Langkah Strategis Mencapai Jiwa yang Sehat

6 Juli 2023
546

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya