JEPARA, Harianmuria.com – Rumah salah satu warga di wilayah Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, roboh pada Jumat, 18 September 2026. Tempat tinggal milik Agus Setiawan (38) itu dinilai dalam kondisi lapuk sehingga mengakibatkan roboh.
Rumah yang dihuni Agus bersama adiknya, Joko Prastiyo, itu roboh total sekitar pukul 08.00 WIB. Bangunan kayu tersebut diketahui telah mengalami pelapukan pada sejumlah tiang penyangga akibat usia bangunan yang sudah tua.
Beruntung, tidak ada penghuni di dalam rumah saat kejadian sehingga peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Kondisi ini pun mendapat perhatian dari Baznas Jepara. Pada Senin, 21 September 2026, Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda menyerahkan bantuan uang tunai dan dua paket sembako kepada Agus.
Agus mengatakan bahwa rencana memperbaiki rumah sebenarnya telah lama dipikirkan. Namun, keterbatasan ekonomi membuat perbaikan belum dapat direalisasikan hingga bangunan akhirnya ambruk saat diterpa angin besar.
“Rumah ini sudah tua dan lapuk, memang sudah waktunya diperbaiki. Namun karena terkendala ekonomi, kami belum bisa memperbaiki. Sampai akhirnya saat ada angin besar, rumah langsung roboh,” ujar Agus.
Setelah kejadian, warga bersama keluarga korban bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan. Karena kerusakan mencapai 100 persen dan rumah tidak lagi layak dihuni, Agus dan adiknya kini sementara tinggal di rumah kerabat.
Agus pun menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku kepedulian BAZNAS dan pihak-pihak yang membantu sangat berarti bagi keluarganya di tengah kondisi sulit setelah kehilangan tempat tinggal.
“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih banyak kepada Baznas Jepara dan seluruh pihak yang sudah peduli dan membantu kami. Bantuan ini sangat berarti untuk memenuhi kebutuhan kami sehari-hari di masa sulit seperti sekarang,” kata Agus.
Ketua Baznas Jepara, M. Nasrullah Huda, menyampaikan keprihatinan atas musibah yang dialami keluarga Agus. Menurutnya, bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari amanah para muzaki untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi kondisi darurat.
“Bantuan darurat ini merupakan amanah dari para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS untuk membantu warga yang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan mendesak saat ini,” kata Gus Huda.
Selain bantuan darurat, Baznas Jepara juga berencana berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait guna melihat peluang penanganan lanjutan bagi keluarga korban.
Salah satu upaya yang didorong ialah kemungkinan program perbaikan atau rekonstruksi rumah layak huni. Gus Huda mengajak masyarakat sekitar untuk memperkuat semangat gotong royong dalam membantu keluarga Agus mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk melihat kemungkinan penanganan lanjutan. Kami juga berharap dukungan swadaya masyarakat dapat membantu mewujudkan hunian baru bagi keluarga korban,” imbuhnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Utia Lil











