JEPARA, Harianmuria.com – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Jepara Sutrisno menyebut minimnya anggaran membuat perbaikan jalan tidak bisa dilakukan di semua titik. Ia berharap, tahun ini beberapa titik jalan yang rusak dapat selesai diperbaiki.
“Minimal beberapa jalan sudah teratasi untuk tahun ini. Inginnya ya semuanya bagus tapi kan lihat anggarannya dulu. Jadi mana yang harus diprioritaskan terlebih dahulu. Saya juga sudah bicara dengan Dinas PUPR untuk melakukan klinik jalan untuk jalan kabupaten agar nanti pengguna lalu lintas nyaman, apalagi ini menjelang lebaran,” katanya pada Senin (13/3).
Seperti perbaikan jalan rusak di Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara yang baru akan direalisasikan tahun ini. Ia mengatakan, tahap pelaksanaan dapat dimulai setelah ada tindak lanjut dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.
“Lebih tepatnya tergantung dari Dinas PUPR yang saat ini sedang dalam merencanakan administrasi untuk pengadaan. Jadi sudah disiapkan semuanya, tapi masih harus ada beberapa tahapan lagi seperti pelelangan dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Sutrisno menjelaskan, anggaran penetapan harus dibereskan terlebih dahulu sebelum anggaran perubahan dimulai. Sehingga pihaknya menyebut perlu adanya penetapan jadwal pelaksanaan kegiatan agar anggaran bisa diperhitungkan.
“Sebelum anggaran perubahan dimulai, anggaran penetapan harus sudah clear semua. Biasanya seperti itu, diharapkan bulan Agustus anggaran penetapan sudah clear semua. Kalau keadaannya normal seperti sekarang seharusnya bulan Agustus sudah clear semua. Beda lagi kalau ada Covid seperti tahun-tahun kemarin,” jelasnya.
Ia pun berharap sebelum lebaran atau awal puasa, perbaikan jalan jalan dapat segera dilakukan.
Sementara itu, jembatan yang ada di Desa Kalipucang Wetan kondisinya berlubang dan hanya bisa dilewati satu mobil saja. Pihaknya mengaku sudah mengusulkan kepada Dinas PUPR Jepara untuk dilakukan pelebaran jembatan.
“Kemarin sudah saya usulkan untuk dilakukan pelebaran. Kalau jembatan memang anggarannya besar tapi saat ini yang diprioritaskan adalah perbaikan jalan karena masyarakat seluruh Jepara rata-rata keluhannya masalah jalan,” tuturnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Harianmuria.com)











