• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

DPRD Jepara Minta Kolaborasi Antar Sektor Tangani ATS dan Stunting

Sekar Sari by Sekar Sari
26 Mei 2023
in Jepara
73 1
Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso dan Pratikno saat dialog di Radio R-Lisa Jepara. (Tomi/Harianmuria.com)

Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso dan Pratikno saat dialog di Radio R-Lisa Jepara. (Tomi/Harianmuria.com)

571
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Problematika Kemiskinan Ekstrem sebagai faktor pemicu Anak Tidak Sekolah (ATS) dan stunting tengah menjadi perhatian pemerintah, tak terkecuali DPRD Kabupaten Jepara.

Hal itu lantas menjadi tema dialog Tamansari Menyapa bersama Wakil Ketua DPRD Jepara Junarso dan Pratikno di Radio R-Lisa Jepara bebrapa waktu lalu.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Junarso mengatakan berdasarkan data SSGI saat ini, angka stunting Jepara turun sebesar 6,8 persen yang semula 25 persen pada 2021 menjadi 18,2 persen pasar 2022. Sehingga masih kurang 4,2 persen lagi, untuk mencapai target minimal pada 2024 nanti.

“Saya berharap sinergi dan kolabosari pentahelix (akademisi, swasta, masyarakat, pemerintah, dan media) antar sektor, baik sektor kesehatan maupun non kesehatan, makin kuat,” kata Junarso.

Selain stunting, jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Jepara masih banyak sekitar 5.230 anak per 1 April 2023. Data itu bersumber dari Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian dan Kebudayaan.

“Tercatat 1.878 di antaranya disebabkan putus sekolah (droup out), sedangkan 3.352 lainnya kategori lulus tidak melanjutkan,” ungkapnya.

Junarso menjelaskan, anak putus sekolah ini menjadi perhatian pemerintah sebab di masa dewasa, mereka akan kesulitan untuk meniti karier sebab harus bersaing dengan yang memiliki tingkat pendidikan lebih tinggi.

Disamping itu, menurutnya pemerintah juga harus terus memunculkan progam dan kebijakan kesejahteraan serta pemberdayaan lansia. Sebab lansia masih memberi sumbangsih guna kemajuan bangsa.

“Menjadikan lansia berdaya dan sejahtera bukan hanya tugas dan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan sebagai tanggung jawab berbagai pihak,” ujarnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Pratikno menjelaskan stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita bayi yang dibawah lima tahun karena kekurangan gizi. Maka untuk menurunkan angka stunting, perlu memantau gizi dan kesehatan anak balita pada masa-masa kritis seperti waktu dalam kandungan atau 9 bulan.

“Perhatian orang tua harus benar-benar ekstra dari asupan makanan, susu, dan gizi agar nantinya anak terhindar dari stunting,” katanya.

Sosialisasi juga dirasa perlu untuk memberi pengetahuan terhadap orang tua agar nantinya mereka tahu kadar asupan nutrisi dan gizi terhadap anak.

Mengenai ATS, Pratikno menyebut ada banyak faktor. Mulai dari masalah ekonami, faktor keluarga tidak harmonis, social, hingga kesehatan.

“Bisa jadi faktor pemicu anak tidak sekolah adalah foktor ekonomi keluarga,” tambahnya.

Maka dari itu, Pratikno menyebut bahwa solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut yakni dengan mengupayakan biaya pendidikan murah, sehingga semua golongan mampu menikmati sekolah.

Diketahui, angka kemiskinan di Indonesia pada data Kemenkeu 2022 tercatat mencapai 9,57 persen atau sekitar 26,36 juta orang berada di bawah garis kemiskinan. Angka tersebut terbilang cukup besar untuk kemiskinan ekstrem.

“Sinergitas progam lintas sektoral harus dijalankan, untuk menekan angka kemiskinan ekstrem yang ada,” tegasnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: anak putus sekolahanak tidak sekolahDPRD JeparaInfo Jeparajeparastunting
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Terkendala Syarat Pengajuan DAK, SDN Bermi 03 Gembong Kesulitan Perbaiki Plafon Ambrol

Next Post

Fashion Show P5 Serukan Persatuan dan Kesatuan Bangsa bagi Siswa di Rembang

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
552

BLORA, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora meminta Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan diri terhadap wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak otomatis naik kelas pada tahun...

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

Jepara Berstatus Awas Kekeringan Meteorologis, 11 Desa Dilanda Krisis Air Bersih

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
533

JEPARA, Harianmuria.com – Krisis air bersih di Kabupaten Jepara meluas di tengah status awas kekeringan meteorologis. Tercatat 16 desa di berbagai kecamatan kesulitan mendapatkan air bersih. Kepala Bidang...

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
544

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
521

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Jepara menggencarkan penemuan kasus tuberculosis (TBC) dengan memperluas cakupan skrining. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberantasan TBC....

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Stres yang melanda remaja putri. (Freepik/Harianmuria.com)

Atasi Stres, Ini Langkah Strategis Mencapai Jiwa yang Sehat

6 Juli 2023
706
Ilustrasi Pilkada. (Antara/Harianmuria.com)

ASN PNS Maju Pilkada Gubernur/Bupati/Walikota, Apakah Wajib Mengundurkan Diri? Begini Penjelasannya

16 Januari 2024
944

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya