PATI, Harianmuria.com – Kantor Kementerian Keagamaan (Kemenag) Kabupaten Pati mencatat sebanyak 1.696 calon Jemaah Haji asal Kabupaten Pati bakal menunaikan ibadah haji pada 2024.
Jumlah tersebut terbagi menjadi jemaah haji reguler sebanyak 1.550 orang, Jemaah haji yang prioritas lansia sebanyak 63 orang dan jemaah haji tambahan sebanyak 83 orang.
Walaupun calon jemaah tersebut sudah ditetapkan, mereka harus melalui proses pelunasan dan pemeriksaan kesehatan. Sehingga, masih dimungkinkan ada perubahan jumlah jemaah haji.
“Sebelum pelunasan jamaah harus melakukan pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. Nanti kalau pemeriksaan kesehatan dinyatakan istitoah baru boleh melakukan pelunasan,” ujar Kepala
Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Kepala Kasi dan (Kemenag) Abdul Hamid Selasa (16/1/2023).
Ia mengatakan jumlah calon jamaah haji bisa mengalami pengurangan dan penambahan. Baik itu disebabkan oleh faktor internal maupun belum lolos istitoah.
“Biasanya setelah pelunasan ada penurunan tapi tidak terlalu banyak, hanya sekitar 50 jemaah itu tidak melakukan pelunasan,” lanjut dirinya.
Menurutnya, jumlah jemaah haji asal Pati terbanyak berasal dari Kecamatan Sukolilo. Jumlah tersebut masih dapat mengalami perubahan.
“Jemaah paling besar itu ada di Kecamatan Sukolilo dengan 131 jemaah. Kalau paling kecil itu Jaken yakni 26 jemaah,” katanya.
Diperkirakan calon jemaah haji asal Pati akan diberangkatkan ke tanah suci pada tanggal 12 Mei 2024 mendatang. Untuk jadwal pastinya baru akan diumumkan setelah semua calon jemaah haji selesai melakukan pelunasan.
“Cuma kita belum tahu Pati dapat kloter berapa dan tanggalnya. Itu nanti dilakukan setelah pelunasan selesai, baru menghitung kloternya,” ucapnya.
Untuk diketahui, pelunasan dibagi menjadi dua tahab yakni tahab pertama pada tanggal 10 sampai 12 Februari 2024. Kemudian tahab kedua pad tanggal 5 sampai 26 Maret 2024. (Lingkar Network | Setyo Nugroho – Harianmuria.com)











