• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

DPRD Jepara bakal Susun Perda Ketahanan Keluarga untuk Atasi ATS

Sekar Sari by Sekar Sari
3 Mei 2024
in Highlight, Jepara
101 2
BERTUKAR PENDAPAT: Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif dalam Dialog Interaktif Tamansari Menyapa dengan tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Upaya Mengentaskan Anak Putus Sekolah”. Kegiatan diadakan di Radio R-Lisa FM Jepara, Kamis (2/5/2024). (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

BERTUKAR PENDAPAT: Ketua DPRD Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif dalam Dialog Interaktif Tamansari Menyapa dengan tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Upaya Mengentaskan Anak Putus Sekolah”. Kegiatan diadakan di Radio R-Lisa FM Jepara, Kamis (2/5/2024). (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

790
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Demi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Jepara perlu adanya komitmen yang kuat dan tindak lanjut untuk mendongkrak mutu pendidikan dan menurunkan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS).

Pernyataan itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jepara Haizul Ma’arif dalam acara Dialog Interaktif Tamansari Menyapa dengan tema “Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Upaya Mengentaskan Anak Putus Sekolah”. Kegiatan diadakan di Radio R-Lisa FM Jepara, Kamis (2/5/2024).

Ia menyampaikan bahwa anggaran pendidikan non-formal di Kabupaten Jepara beberapa tahun terakhir ini selalu meningkat. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi anak-anak yang putus sekolah sehingga dapat kembali mengenyam bangku pendidikan.

“Apalagi anggaran pendidikan merupakan salah satu pelayanan wajib dasar yang harus dipenuhi,” kata Gus Haiz sapaan akrabnya dalam dialog yang dipandu oleh Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jepara.

Gus Haiz menilai, banyaknya anggaran pendidikan yang telah digelontorkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tersebut harus tepat sasaran sehingga program-program pendidikan khususnya pengentasan anak putus sekolah bisa tercover secara menyeluruh.

“Dengan melihat kondisi pendidikan di Kabupaten Jepara, sebenarnya sudah cukup bagus jika dilihat dari ketersediaan sekolah. Mulai dari jenjang tingkat dasar, menengah, dan atas,” ujarnya.

Berdasarkan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) tercatat terdapat 171 sekolah tingkat dasar, kemudian 32 sekolah tingkat menengah, dan 6 sekolah tingkat atas serta 17 SMK yang ada di Kabupaten Jepara.

“Jumlah ini sudah baik jika ditinjau dari segi ketersediaan pendidikan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Gus Haiz menjelaskan salah satu upaya yang sedang dilakukan DPRD Kabupaten Jepara untuk mengatasi ATS adalah dengan menyusun Peraturan Daerah  (Perda) tentang Ketahanan Keluarga. Ia menyebut, aturan ini diterbitkan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan keluarga.

Menurutnya, peran serta semua pihak mulai dari bawah sampai atas terutama dua instansi yaitu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) harus bekerja keras untuk mengatasi permasalahan terkait pendidikan. 

“Harapan kami memang upaya menurunkan ATS ini dilaksanakan secara masif, bukan hanya lembaga pendidikan saja tetapi dari tingkat bawah melalui RT dan RW harus mempunyai peran yang sama dan yang paling penting adalah peran keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Jepara Ana Khomsanah menyoroti salah satu faktor permasalahan ATS yang ada di lapangan. Menurutnya, ATS bisa disebabkan karena adanya tindak kekerasan seksual dan bullying di lembaga pendidikan. 

“Perlu ada upaya komunikasi terus-menerus dan itu kewajiban kita semua. Masyarakat berkewajiban mengubah pola pikir tentang betapa pentingnya pendidikan,” kata Ana.

Dalam momen peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun ini, baik Gus Haiz maupun Ana Khomsanah berharap pendidikan di Kabupaten Jepara ini betul-betul bisa dievaluasi bersama. Semua pihak bergandeng tangan untuk perbaikan ke depan sehingga melalui pendidikan mampu mengantarkan Jepara menjadi lebih maju. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: anak putus sekolahDPRD JeparaGus HaizHari Pendidikan NasionalInfo JeparajeparaKetua DPRD JeparaPemkab Jepara
SummarizeShare57SendShare
Previous Post

Hardiknas 2024, Pj Bupati Jepara Sebut Jumlah Anak Tidak Sekolah Alami Penurunan

Next Post

Torehkan Prestasi, Pemkab Jepara Kembali Raih Prestasi Opini WTP 14 Kali Berturut-Turut

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

Wabup Jepara Jenguk Korban Kebakaran CV Allpin, Pastikan Penanganan Berlanjut

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
520

JEPARA, Harianmuria.com - Pemkab Jepara memastikan penanganan korban kebakaran gudang pabrik mebel CV Allpin Furniture di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, terus dipantau.  Hal itu dikatakan Wakil Bupati Jepara...

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
538

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
518

JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Jepara menggencarkan penemuan kasus tuberculosis (TBC) dengan memperluas cakupan skrining. Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program pemberantasan TBC....

Tim MBLB Jepara Temukan Bukaan Tambang Ilegal di Desa Pancur Meluas

Tim MBLB Jepara Temukan Bukaan Tambang Ilegal di Desa Pancur Meluas

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
533

JEPARA, Harianmuria.com – Dua titik tambang di Desa Pancur, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara tak memiliki izin alias ilegal. Berdasarkan inspeksi Pemerintah Kabupaten Jepara, pada Selasa, 13 Oktober 2026,...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Direktorat PPA-PPO Dinilai Jadi Tonggak Baru Perlindungan Perempuan dan Anak

Direktorat PPA-PPO Dinilai Jadi Tonggak Baru Perlindungan Perempuan dan Anak

23 Januari 2026
577
Ilustrasi ibu hamil. (Freepik/Harianmuria.com)

Dokter Spesialis Ungkap Anak Dapat Terpapar Polusi Udara Sejak Kandungan hingga Lahir

20 Agustus 2023
582

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya