GROBOGAN, Harianmuria.com — Rangkaian peringatan HUT ke-300 Kabupaten Grobogan diwarnai pembacaan ayat suci Al-Qur’an pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti unsur Forkopimda, organisasi keagamaan, serta ratusan jamaah.
Wakil Bupati Grobogan Sugeng Prasetya dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur Grobogan yang kini sudah berusia tiga abad. Menurutnya, momentum tersebut menjadi pengingat untuk terus membangun daerah yang lebih religius, makmur, dan sejahtera.
“Di usia ke-300 ini, mari kita berdoa agar Kabupaten Grobogan menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk mewujudkannya dibutuhkan kekompakan dan partisipasi seluruh masyarakat, sejalan dengan tema hari jadi tahun ini, Nyawiji Mbangun Desa Noto Kutho,” ujarnya.
Wabup mengapresiasi seluruh panitia, termasuk jajaran Muslimat dan Fatayat NU, yang selama ini konsisten bekerja sama dengan Pemkab Grobogan dalam menyukseskan kegiatan khotmil Qur’an.
Menurutnya, menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari perayaan hari jadi menunjukkan komitmen masyarakat Grobogan dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah modernisasi.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, baik di lingkungan keluarga maupun sosial, sehingga lahir generasi Qur’ani yang membawa keberkahan bagi daerah.
“Dengan bacaan Al-Qur’an, semoga Grobogan senantiasa mendapatkan berkah, tetap tenang, tenteram, dan kondusif demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera,” katanya.
Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para hafidzah dan ustadzah, serta dihadiri berbagai organisasi perempuan dan tokoh agama di Kabupaten Grobogan. Kegiatan ini menjadi simbol penguatan nilai spiritual dalam perayaan hari jadi kabupaten yang memasuki usia 300 tahun.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











