GROBOGAN, Harianmuria.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan uji coba sistem pembayaran parkir tepi jalan berbasis QRIS di kawasan Alun-Alun Purwodadi mulai Rabu, 11 Februari 2026.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Grobogan melibatkan sepuluh juru parkir sebagai proyek percontohan di titik strategis, meliputi sisi utara, selatan, barat, timur hingga kawasan Kantor Pos.
Kepala bidang prasarana dan keselamatan Dishub Grobogan, Hapi Nugrah, mengatakan bayar pakir lewat QRIS merupakan upaya mewujudkan transparansi retribusi parkir sekaligus mendorong digitalisasi layanan publik.
Untuk menerapkan sistem tersebut, kata Hapi, menegaskan kesiapan sumber daya manusia dan teknis menjadi fokus utama sebelum sistem dijalankan penuh di lapangan.
“Untuk tahap awal kami mulai dari Alun-alun Purwodadi. Ini menjadi titik percontohan sistem parkir nontunai di Grobogan,” ujarnya.
Uji coba penerapan sistem nontunai diawali dengan sosialisasi oleh Dishub bersama Bank Jateng kepada jukir. Para jukir dibekali pemahaman konsep parkir digital, alur transaksi, hingga teknis penggunaan QRIS.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di lapangan melalui simulasi transaksi bersama pengguna parkir. Pendampingan ini dilakukan agar jukir terbiasa menjalankan sistem dalam kondisi pelayanan nyata.
Meski mengusung digitalisasi, Dishub memastikan pembayaran tunai tetap berlaku. QRIS disediakan sebagai opsi tambahan, bukan kewajiban, guna mengakomodasi seluruh lapisan masyarakat.
Dishub menilai sistem parkir digital berpotensi meningkatkan kenyamanan pengguna jalan sekaligus memperbaiki tata kelola retribusi. Digitalisasi transaksi diharapkan menekan kebocoran pendapatan, meningkatkan transparansi, serta menumbuhkan budaya tertib parkir di ruang publik.
Sementara itu, Tim Pemasar Bank Jateng Cabang Purwodadi Ady Tya Ari Prasetyo menjelaskan pembayaran parkir nontunai terintegrasi melalui aplikasi Pedagang Bima yang diakses lewat Bima Mobile.
QRIS yang digunakan bersifat statis, sehingga pengguna cukup memindai kode, memasukkan nominal tarif, dan transaksi langsung diproses secara digital.
Uji coba ini menjadi penanda awal transformasi sistem parkir di Grobogan. Keberhasilan tahap percontohan di Alun-Alun Purwodadi akan menjadi dasar evaluasi sebelum penerapan diperluas ke titik parkir lainnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa











