KENDAL, Harianmuria.com – Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, meresmikan hasil pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2025. Peresmian tersebut menjadi penanda capaian kinerja pemerintah daerah bersama DPRD serta dukungan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan.
Bupati Kendal yang akrab disapa Tika menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat yang terlibat dalam proses pembangunan selama satu tahun terakhir.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh aparatur pemerintah, masyarakat dan semua pihak yang terkait, atas dedikasi, komitmen, kerja keras dan sumbangsihnya yang besar terhadap kemajuan pembangunan daerah Kabupaten Kendal selama Tahun 2025 lalu,” ujar Tika, Kamis, 12 Februari 2026.
Sepanjang 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mencatat penyelesaian 63 paket lelang tender, terdiri atas 56 paket pekerjaan konstruksi dan tujuh paket pengadaan lainnya. Total pagu anggaran pengadaan tender tahun 2025 mencapai Rp97.425.130.000,00.
Dalam kesempatan itu, dilakukan peresmian simbolis lima proyek strategis. Pertama, rekonstruksi Jalan Boja-Kaligading yang didanai melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah dengan pagu anggaran Rp4 miliar. Peningkatan ruas jalan tersebut diharapkan memperlancar arus transportasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Kedua, rekonstruksi Jalan Sendangsikucing–Larangan yang bersumber dari APBD Kabupaten Kendal sebesar Rp3 miliar. Proyek ini dinilai strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, termasuk akses menuju kawasan pesisir.
Ketiga, pembangunan Gedung Onkologi yang didanai Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp2,5 miliar. Fasilitas ini diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya bagi pasien kanker di Kendal dan sekitarnya.
Keempat, pembangunan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dengan anggaran DAK sebesar Rp11,18 miliar. Kehadiran Labkesda diharapkan memperkuat sistem pemeriksaan laboratorium serta mendukung deteksi dini berbagai penyakit.
Kelima, penggantian Jembatan Jalan Wonosari–Kartikajaya dengan anggaran APBD Kabupaten Kendal sebesar Rp1 miliar guna meningkatkan keselamatan serta kelancaran mobilitas masyarakat.
Tika menegaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan tidak sekadar berorientasi pada proyek fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi kesejahteraan warga.
“Keberhasilan ini adalah hasil kerja bersama. Mari kita jaga dan rawat agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Dengan peresmian hasil pembangunan tahun 2025 tersebut, Pemkab Kendal optimistis kualitas infrastruktur dan pelayanan publik akan terus meningkat, sejalan dengan visi mewujudkan Kendal yang maju dan berdaya saing.
Jurnalis: Unggul Priambodo
Editor: Rosyid











