• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Proyek Talut Ngraho–Ketuwan Blora Molor, Progres Baru 40 Persen di Akhir Kontrak

Basuki by Basuki
19 Desember 2025
in Blora, News
73 3
Proyek talut Ngraho–Ketuwan di Kedungtuban Blora molor dari jadwal, progres pekerjaan baru mencapai 40 persen hingga akhir kontrak.

Pembangunan talut Ngraho–Ketuwan di Kedungtuban, Blora molor dari jadwal. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

582
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Proyek pembangunan talut Ngraho–Ketuwan di Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, menuai sorotan publik. Hingga melewati batas akhir kontrak, progres pekerjaan dilaporkan baru mencapai sekitar 40 persen, jauh dari target penyelesaian.

Proyek senilai Rp957.152.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Blora Tahun Anggaran 2025 itu dikerjakan oleh CV Dhiva Karya Sentosa, dengan volume pekerjaan talut beton sepanjang 58 meter dan tinggi 5 meter.

Tenggat Lewat, Progres Baru 40 Persen

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan talut Ngraho–Ketuwan dikerjakan selama 103 hari kalender, terhitung sejak 4 September hingga 15 Desember 2025. Namun hingga 18 Desember 2025, proyek tersebut belum menunjukkan progres signifikan.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sapu Jagad, Eko S Wahyudi, menilai pelaksana proyek tidak profesional karena jauh dari target penyelesaian.

“Dilihat dari papan proyek, batas akhir kontrak 15 Desember 2025. Sekarang sudah tanggal 18, tapi progresnya baru sekitar 40 persen. Ini jelas tidak profesional,” tegasnya, Kamis, 18 Desember 2025.

Dikhawatirkan Terganggu Musim Hujan

Yudi menambahkan, proyek talut yang berfungsi menahan longsor di bibir sungai seharusnya diselesaikan tepat waktu, terlebih musim hujan sudah tiba.

“Sudah hampir dua minggu ini tidak hujan. Kalau nanti hujan terus dan sungai banjir, apa masih bisa bekerja? Pelaksana tidak memperhitungkan waktu dengan matang,” ujarnya.

Menurutnya, keterlambatan ini berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan jika terjadi longsor atau pengikisan badan jalan.

Kualitas Bangunan Ikut Dipertanyakan

Meski belum mengulas secara detail soal kualitas material dan bangunan, Yudi menilai keterlambatan pekerjaan berpotensi berdampak pada mutu hasil proyek.

“Kalau sudah dikejar waktu, pengerjaannya pasti tergesa-gesa. Dari situ kualitas bisa dipertanyakan,” katanya.

DPUPR Diminta Evaluasi Pelaksana Proyek

Yudi juga mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Blora untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksana proyek.

Bahkan, Eko meminta agar rekam jejak yang tidak profesional ini menjadi bahan pertimbangan dalam proses lelang proyek pada tahun berikutnya.

“Administrasinya pasti juga bermasalah. Dengan progres baru 40 persen, bagaimana bisa melakukan pencairan anggaran? PHO (serah terima pekerjaan) saja belum ada, kemungkinan besar molor hingga melewati tahun anggaran 2025,” tegasnya.

Papan info proyek talut Ngraho–Ketuwan di Kedungtuban, Blora. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)
Papan info proyek talut Ngraho–Ketuwan di Kedungtuban, Blora. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Pelaksana Proyek Belum Beri Klarifikasi

Sementara itu, pihak CV Dhiva Karya Sentosa belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diturunkan belum mendapat respons.

Dari pantauan di lapangan, pengerjaan proyek talut baru sebatas pemasangan rangkaian besi, dan belum dilakukan pengecoran.

Masyarakat setempat juga berharap pekerjaan bisa segera diselesaikan agar tidak membahayakan pengendara dan menggerus badan jalan.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Blorablorakabupaten bloraproyek molor bloratalut ngraho ketuwan
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Inspiratif! Ratusan Siswa Blora Terima Beasiswa PIP Saat Nobar Film ‘Tegar’

Next Post

Target Pajak MBLB Kendal Baru Tercapai 32 Persen, Satgas Ungkap Harga Jual di Bawah Perda

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

by Rosyid
19 Agustus 2026
517

BLORA, Harianmuria.com - Perubahan peringkat desil dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat memengaruhi status kepesertaan sejumlah program bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah lainnya di Kabupaten...

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

by Rosyid
18 Agustus 2026
549

BLORA, Harianmuria.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora memperoleh dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp1 miliar dari Bank Jateng. Dana tersebut akan diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan melalui...

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

by utia
18 Agustus 2026
535

BLORA, Harianmuria.com - Proyek rehabilitasi Pasar Ngawen hingga Selasa, 18 Agustus 2026 belum selesai dikerjakan. Padahal proyek tersebut ditargetkan harus selesai pada 14 Juli 2026 sesuai kontrak atau...

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
735

BLORA, Harianmuria.com – Seorang warga Kabupaten Blora, Lilik Yuliantoro, menggelar aksi jalan kaki mundur sebagai simbol kritik proyek pematangan lahan Sekolah Rakyat di Kecamatan Cepu, Selasa, 18 Agustus...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
518
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
735
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
534

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pada Hari HAM Sedunia 10 Desember, nasib 400 warga Indonesia masih menggantung karena status tersangka yang tak kunjung disidangkan.

Hari HAM Sedunia, 400 Orang Nasibnya Digantung

10 Desember 2025
549
RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus hadirkan layanan Cathlab tercover BPJS, pasien jantung dan stroke tak perlu lagi dirujuk ke kota besar.

Tak Perlu ke Kota Besar, Layanan Cathlab RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus Sudah Tercover BPJS

17 September 2025
616

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya