BLORA, Lingkarjateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mempercepat proses legalisasi sumur minyak masyarakat agar segera dapat berproduksi dan menyalurkan hasilnya ke Pertamina. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat melalui Permen ESDM Nomor 14 terkait pengelolaan sumur minyak rakyat.
Sebagai implementasi di tingkat daerah, Pemkab Blora menerbitkan Surat Bupati Nomor 691.2/0210 tentang Penetapan Pengelolaan Sumur Minyak Masyarakat. Dalam kebijakan tersebut, terdapat tiga pihak yang ditunjuk sebagai pengelola resmi.
Ketiga pihak tersebut yakni BUMD PT Blora Patra Energi (BPE) yang mengelola 509 sumur, Koperasi Blora Migas Energi (BME) dengan 1.698 sumur, serta UMKM PT Mataram Connection Nusantara (MCN) yang mengelola 490 sumur. Secara keseluruhan, terdapat 2.697 sumur minyak masyarakat yang telah berstatus legal di Kabupaten Blora.
Ketua Koperasi Blora Migas Energi (BME), Sutrisno, menyampaikan bahwa proses legalisasi saat ini hampir rampung. Ia berharap seluruh sumur yang berada di bawah pengelolaan koperasi segera memperoleh izin resmi.
“Kami mengikuti SK Bupati. Itu bantu ada 1.600-an sumur minyak masyarakat yang di bawah kami,” ujarnya, Rabu, 1 April 2026.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan uji coba produksi di salah satu sumur minyak masyarakat di Desa Plantungan, Kecamatan Blora. Dari hasil uji coba tersebut, produksi minimal mencapai satu rit atau satu tangki per hari.
“Sehari bisa 1 rit, satu tangki. Itu minimal. Semoga bisa berkembang lebih tinggi,” tambahnya.
Namun, Sutrisno menegaskan bahwa kapasitas produksi sumur minyak masyarakat tidak dapat disamakan dengan sumur yang dikelola oleh perusahaan besar seperti Pertamina.
“Ini sumur rakyat, secara sumber gak selalu muncul sesuai harapan,” bebernya.
Sejauh ini, kata Sutrisno, koperasi juga telah menjalin kerja sama dengan desa-desa setempat sebagai bagian dari persyaratan legalisasi, termasuk penandatanganan nota kesepahaman dengan pihak terkait.
“Persyaratan lengkap langsung MoU antara koperasi, desa dan Pertamina. Dan kemarin kita lihat kondisi sumur di lapangan,” imbuhnya.
Ia berharap setelah seluruh proses administrasi dan teknis rampung, sumur-sumur minyak masyarakat dapat segera beroperasi penuh tanpa kendala, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian warga.
“Persyaratan komplit. Saya sudah buka rekening atas nama koperasi. Syaratnya kerja sama dengan Pertamina buat rekening,” tuturnya.
Jurnalis: Hanafi
Editor: Rosyid










