BLORA, Harianmuria.com – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Blora membuka pos pelayanan mudik selama 10 hari di lima titik yang dinilai banyak dilalui para pemudik dari Blora maupun luar daerah.
Ketua PC GP Ansor Blora, Yusuf Saqo, mengatakan gerakan tesebut merupakan instruksi dari pimpinan pusat yang diteruskan di tingkat daerah.
“Pada intinya kami ini pingin memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang melaksanakan perjalanan mudik di tahun 2026,” ujar Yusuf, Senin, 16 Maret 2026 malam.
Yusuf mengatakan setiap posko mudik disediakan beberapa fasilitas yang dapat digunakan oleh para pemudik seperti coffee break, air mineral, makanan ringan hingga obat-obatan ringan.
Lima titik posko Ansor yang dapat digunakan istirahat para pemudik, yaitu di ruas jalan Provinsi Grobogan-Blora, tepatnya di Masjid Baitul Makmur, Desa Trembul, Kecamatan Ngawen.
Kedua, di ruas jalan nasional Rembang Blora, tepatnya di Masjid Al Istiqmal, Desa Medang, Kecamatan Blora kota.
“Ketiga berada di masjid Al Gomamah, samping perumahan bhayangkara (berada di ruas jalan nasional Blora-Cepu/Tampellemahabang, Kecamatan Jepon),” sambungnya.
Keempat, di wilayah timur Kabupaten Blora, yang berada di ruas jalan provinsi Randublatung-Cepu. Tepatnya Masjid Baiturrahman yang berada di Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu.
“Terakhir di Kelurahan Wulung, Kecamatan Randublatung, yaitu Masjid Babussalam,” katanya.
Salah satu pengelola Masjid Baitul Makmur, Murdono, mengatakan tagline masjid yang ia kelola dengan GP Ansor memiliki kemiripan, yaitu memfasilitasi pemudik atau melayani umat.
“Pemuda Ansor disini untuk memfasilitasi pemudik, yang memberikan kenyamanan dan istirahat dan sebagainya. Kita juga memberikan pelayanan, tempat ibadah, tempat parkir yang luas dan fasilitas yang lain (kamar mandi hingga gazebo istirahat),” terang Murdono.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa










