6. Kue Satru
Kue Satru memiliki cita rasa yang manis dan gurih dan memiliki bentuk seperti kue sagu. Namun karena di Rembang menjadi salah satu penghasil palawija, kue satru ini dibuat dengan bahan dasar kacang hijau.
Rasanya yang manis dan nikmat, cocok jika dihidangkan bersama teh maupun kopi.

7. Jenang Waluh
Sebagaimana namanya, jenang ini berbahan dasar waluh atau labu kuning. Jenang waluh ini lazim ditemukan di Kabupaten Rembang. Rasanya unik, tambah nikmat lagi apabila dimakan berbarengan dengan uli ketan.
8. Dodol Kawista
Selain diolah menjadi sirup, buah kawista juga diolah menjadi dodol. Kreatifitas warga Rembang dalam mengolah kawista patut diacungi jempol. Lewat inovasi ini, dodol kawista menjadi sumber pendapatan baru.
Adapun rasa dari dodol kawista ini pada dasarnya sama dengan jenis dodol biasanya, yakni legit dan manis.
9. Yopia
Kue kering bernama yopia ini memiliki kulit yang tipis dan didalamnya diisi dengan gula jawa. Salah satu produksi yopia yang terkenal yaitu Lasem Siek Tian Nio alias Waras. Kue ini memiliki daya tahan yang lama, walaupun dalam pengolahannya tidak diberikan campuran pengawet.
Kue ini dapat dibilang perpaduan budaya antara Tiongkok dengan Jawa. Yakni isiannya yang berupa gula aren khas Jawa dan kulit dari terigu khas Tiongkok. Untuk harga kue ini sekitar Rp 20 ribu perkemasan yang berisi 10 yopia.

10. Legen
Legen berasal dari kata dasar legi yang dalam bahasa Jawa artinya manis. Minuman khas Rembang ini berasal dari bunga siwalan yang pohonnya mirip dengan pohon kelapa.
Sesuai namanya, legen memiliki rasa yang manis dengan sedikit sensasi soda, tetapi teksturnya kental dan lembut. Legen dijual sekitar Rp3.000 – Rp5.000 untuk satu botol ukuran 1500 ml.

Inilah informasi 10 rekomendasi oleh-oleh khas Rembang yang dapat dibawa pulang. Selain unik dan khas daerah Rembang. Tentunya oleh-oleh di atas memiliki harga yang murah serta terjangkau. (Kontributor Uin – Harianmuria.com)











