• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah

Sekar Sari by Sekar Sari
3 November 2022
in Artikel, Lifestyle
270 17
Kudus, salah satu daerah penghasil batik di Jawa Tengah. (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

Kudus, salah satu daerah penghasil batik di Jawa Tengah. (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

2.2k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Selain dikenal memiliki banyak bahasa, budaya, dan kekayaan alam lainnya, Indonesia juga memiliki sejumlah daerah penghasil batik. Kain bermotif khas ini bahkan menjadi primadona di sebagian daerah di Jawa Tengah.

Karena cukup banyak yang memproduksi, masing-masing daerah pun berlomba-lomba menunjukkan daya kreativitasnya. Mulai dari segi keunikan motif sampai kualitas produk. Namun hal itulah yang membuat batik di Indonesia semakin kaya. Mengingat, daerah-daerah tersebut memiliki historinya masing-masing.

Inilah beberapa daerah penghasil batik di Jawa Tengah.

1. Pekalongan

Batik Pekalongan memiliki ciri khas warnanya yang cerah. Seringnya ditemukan warna biru, merah muda, kuning, hijau, dan jingga. Daya tarik dari batik khas Pekalongan ini terletak pada motif jlamprang, yaitu berupa garis-garis tegas.

Namun banyak juga ditemui motif-motif batik Pekalongan yang bernuansa flora dan fauna Indonesia. Sedangkan motif yang cukup dikenal diantaranya motif terang bulan, motif liong, dan motif semen.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Pekalongan (Instagram @hastakarsabatik/Harianmuria.com)

2. Rembang

Tepatnya di Lasem, Rembang, banyak dijumpai sentra produksi batik. Ciri khas dari batik Rembang terletak pada perpaduan gaya Tiongkok dengan Jawa. Sehingga motif yang dihasilkan menggambarkan akulturasi dari kedua budaya tersebut.

Tidak hanya itu, warna yang disajikan pun cenderung mencolok. Karena bernuansa Tiongkok, tidak heran jika banyak didominasi atau bahkan minimal ada unsur warna merah.

Sementara motif yang terkenal di Rembang yaitu, motif Latohan, Sekar Jagad, dan Watu Pecah atau Kricak. Latohan sendiri merupakan buah dari tanaman yang hidup di tepi laut. Sedangkan Sekar Jagad terdiri dari kumpulan bunga yang terserak. Kemudian motif Kricak terinspirasi dari proyek pembangunan jalan Daendels.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Lasem (Instagram @laristha_batik/Harianmuria.com)

3. Jepara

Sebagai penyandang sebutan Kota Ukir, batik yang ada di Jepara pun memiliki corak bernuansa ukir. Seperti jenis-jenis motif yang amat terkenal di sana, yaitu motif Parang Poro, motif Lung-lungan, motif Elung Bimo Kurdo, motif Kembang Setaman, dan motif Sekar Jagat Bumi Kartini.

Motif Parang Poro atau Parang Jeporo berbentuk stilisasi ranting yang disusun miring dan memiliki makna hidup saling membutuhkan. Motif Lung-lungan menggambarkan relief ukiran yang ada di Desa Senenan Jepara. Motif Kembang Setaman berupa hiasan aneka warna dan kupu-kupu. Motif Elung Bimo Kurdo yang diilhami dari tokoh pewayangan Bima dan karakter agung lainnya. Motif Sido Arum memiliki pesan agar derajat pangkat dapat dimanfaatkan dalam kehidupan. Motif Sekar Jagat Bumi Kartini ini memiliki perbedaan dengan batik Sekar Jagad, yakni terletak pada garis pembatasnya yang berupa stilisasi bunga melati.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Jepara (batiksekarjepara.com/Harianmuria.com)

4. Solo

Meski sama dikenal batik Keraton, tapi batik Solo dengan Yogyakarta memiliki banyak perbedaan. Terutama pada pola tradisional dalam batik cap maupun tulis. Warnanya pun cenderung dominan coklat dan kekuningan, dengan motif kecil serta geometris.

Adapun motif-motif yang banyak diminati yaitu motif batik Kawung, motif Sidomukti, motif Parang, motif Truntum, motif Sawat, motif Satrio Manah, motif Semen Rante, motif Ratu Ratih, motif Sekar Jagad, motif Soblong, dan motif Kencana.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Solo (Instagram @galerybatikpitu/Harianmuria.com)

5. Karanganyar

Awalnya batik Sragen masih identik dengan batik Solo. Karena pada saat itu, banyak perajin batik Sragen merupakan bekas dari buruh batik di Solo. Namun seiring berjalannya waktu, Sragen pun akhirnya menemukan jati dirinya.

Motif batik yang dihasilkan cenderung menyiratkan makna secara tegas. Bahkan di Desa Girilayu, kecamatan Matesih terkenal dengan motif Tugu Tri Dharma, motif Mbok Semok, buah manggis, dan buah durian.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Girilayu (Instagram @batikgiriarum/Harianmuria.com)

6. Sragen

Motif-motif yang ada di batik Sragen meyiratkan makna filosofi dan sarat nilai klasik. Meski batik Sragen juga masih mendapat pengaruh dari batik Surakarta Solo, tapi kini ratusan UKM batik cukup berkembang pesat di sana.

Ciri khas yang tersaji dalam batik Sragen terletak pada motif hewan dan tumbuhan dengan filosofi ‘bala suta’ atau sikap terbuka dan apa adanya, baik pada batik tulis, semi tulis, maupun cap.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Sragen (Instagram @daniomahcanting/Harianmuria.com)

7. Kudus

Batik Kudus terkenal sebagai bati peranakan yang halus dengan corak isian yang rumit. Biasanya batik ini didesain dengan warna-warna kecoklatan atau sogan bercorak parang, tombak, dan kawung. Ada juga yang dihiasi dengan kupu-kupu, rangkaian bunga atau sesuatu ikonik di Kudus.

Seperti motif-motif yang cukup terkenal di Kudus, meliputi Tembakau Cengkeh, Legenda Bulusan, Kawung Kretek, Kapal Kandas, Beras Tumpah, Ukir Gebypok, Parijoto, Pakis Aji, Merak Katleya, Kaligrafi, Kterek, Air Tiga Rasa, Menara, Sekar Jagad Menara, dan Badminton.

7 Daerah Penghasil Batik di Jawa Tengah | Harianmuria
Batik Motif Parijoto (Instagram @terebatik.idn/Harianmuria.com)

Demikian daerah-daerah penghasil batik yang ada di Jawa Tengah dengan ciri khas motif beragam dan bervariasi. (Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: batikbatik jawa tengahBatik JeparaBatik KaranganyarBatik KudusBatik PekalonganBatik RembangBatik SoloBatik SragenDaerah Penghasil Batik
SummarizeShare158SendShare
Previous Post

DPRD Pati Muslihan Harap Pemilu Masih Junjung Nilai Demokrasi

Next Post

Puluhan Nelayan di Juwana Gelar Aksi, Tuntut Pelaku Pembakaran Kapal di Kalbar Ditangkap

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Pemkot Pekalongan Ajak Generasi Muda Cintai Batik Lewat Lomba Membatik

Pemkot Pekalongan Ajak Generasi Muda Cintai Batik Lewat Lomba Membatik

by Rosyid
9 Oktober 2026
519

PEKALONGAN, Harianmuria.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mendorong pengembangan kreativitas pelajar melalui lomba membatik tingkat SMA/SMK/MA dan sederajat se-Jawa Tengah. Kegiatan yang diikuti 50 pelajar dari berbagai kabupaten/kota...

Lewat Lomba Ngerensi, Pemkot Pekalongan Kenalkan Batik Pesisiran ke Generasi Muda

Lewat Lomba Ngerensi, Pemkot Pekalongan Kenalkan Batik Pesisiran ke Generasi Muda

by Sekar Sari
6 Oktober 2026
629

PEKALONGAN, Harianmuria.com - Pemkot Pekalongan mendorong pengenalan dan pelestarian batik pesisiran kepada generasi muda melalui Lomba Ngerensi Kategori Umum yang digelar Museum Batik Pekalongan dalam rangka Hari Batik...

Pemkot Pekalongan Buka Ruang Pengembangan Potensi Masyarakat di Luar Sektor Batik

Pemkot Pekalongan Buka Ruang Pengembangan Potensi Masyarakat di Luar Sektor Batik

by ulfa puspa
5 Oktober 2026
554

PEKALONGAN, Harianmuria.com — Pemerintah Kota Pekalongan menegaskan dukungannya terhadap pengembangan berbagai potensi masyarakat, tidak hanya yang berkaitan dengan sektor batik. Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid atau...

Atasi Limbah Batik, Pemkot Pekalongan Dorong Pengolahan IPAL Komunal

Atasi Limbah Batik, Pemkot Pekalongan Dorong Pengolahan IPAL Komunal

by Sekar Sari
2 Oktober 2026
545

PEKALONGAN, Harianmuria.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan terus mendorong penanganan limbah batik sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan industri batik di Kota Pekalongan. Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Tokoh Inspiratif Pemerintahan, Edy Supriyanta Terima HPN Jateng Award 2025

Tokoh Inspiratif Pemerintahan, Edy Supriyanta Terima HPN Jateng Award 2025

15 Februari 2025
592
Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

Perluas Skrining TBC, Pemkab Jepara Targetkan Temukan 3.000 Kasus Baru

13 Oktober 2026
518

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya