JEPARA, Harianmuria.com – Pemkab Jepara memastikan penanganan korban kebakaran gudang pabrik mebel CV Allpin Furniture di Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, terus dipantau.
Hal itu dikatakan Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar saat menjenguk korban kebakaran yang dirawat di RSUD R.A. Kartini pada Rabu, 14 Oktober 2026. Ia didampingi sejumlah perangkat daerah, perwakilan Baznas, PMI, serta Direktur RSUD R.A. Kartini Jepara.
Selain menjenguk, Wabup bersama Baznas dan Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan untuk meringankan beban para korban.
“Kami bersama perangkat daerah, Pak Dirut RSUD, Baznas, dan PMI menyerahkan bantuan untuk meringankan beban para korban kebakaran di CV Allpin Furniture,” ujarnya.
Wabup mengatakan, Pemkab Jepara akan terus memantau perkembangan kondisi korban melalui Dinsospermasdes dan RSUD R.A. Kartini.
Menurutnya, Pemkab Jepara juga berupaya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah musim kemarau.
Salah satu upaya yang telah dilakukan, kata dia, adalah menyebarkan edaran dan panduan standar operasional prosedur (SOP) penanganan kebakaran melalui media sosial.
1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman
Sementara itu, Daryono, warga Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling mengalami luka bakar pada kaki, tangan, dan sebagian wajah setelah terkena semburan api saat bekerja.
Daryono menceritakan bahwa pada saat kejadian semburan api datang begitu cepat sehingga dirinya tidak sempat menyelamatkan diri.
“Ada letusan seperti di film, seperti naga nyembur. Tidak sempat lari, itu api ke tubuh saya semua. Lalu saya lari ke belakang saking tak kuatnya saya jatuh, panas tidak kuat,” tuturnya di ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) RSUD R.A. Kartini.
Pekerja lainnya, warga Desa Tengguli, Kecamatan Bangsri, juga mengalami luka bakar dan kini menjalani perawatan di ruang intensif atau ICU. Sementara itu, seorang pekerja asal Kabupaten Batang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Jenazah korban telah dibawa pulang oleh keluarganya.
Direktur RSUD R.A. Kartini Jepara, Hadi Sarwoko, mengatakan pihaknya akan memaksimalkan penanganan medis bagi para korban. Kondisi pasien terus dipantau oleh tim medis sesuai dengan kebutuhan perawatan masing-masing.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Jepara, Albertus Kurniawan, menjelaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.05 WIB. Petugas menerima laporan pada pukul 13.13 WIB dan mulai melakukan pemadaman lima menit kemudian, yakni pukul 13.18 WIB.
Menurut Albertus, banyaknya serbuk kayu yang mudah terbakar menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman. Petugas mulai melakukan pencarian korban sekitar pukul 14.45 WIB dan menemukan seorang korban di bawah cerobong blower sekitar pukul 15.00 WIB.
Editor: Sekar











