PEKALONGAN, Harianmuria.com – Pemkot Pekalongan mendorong pengenalan dan pelestarian batik pesisiran kepada generasi muda melalui Lomba Ngerensi Kategori Umum yang digelar Museum Batik Pekalongan dalam rangka Hari Batik Nasional 2026.
Lomba bertema “Ragam Hias Batik Pesisiran” itu diikuti 100 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa dan pembatik. Kegiatan berlangsung 5–6 Oktober 2026 di halaman Museum Batik Pekalongan.
Kurator Museum Batik Kota Pekalongan, Gavi mengatakan sebagian besar peserta telah memiliki pengalaman di bidang batik.
“Namun, terdapat pula peserta dari kalangan mahasiswa yang mulai menekuni dunia perbatikan,” jelasnya, Selasa, 6 Oktober 2026.
Antusiasme generasi muda salah satunya terlihat dari Anggun Udana Fitri Ayuji, mahasiswa Universitas Pekalongan (Unikal) berusia 19 tahun. Ia mengaku sudah beberapa kali mengikuti lomba membatik dan tidak mengalami kesulitan dalam mengerjakan tema batik pesisiran.
“Seru, karena kita seperti melanjutkan budaya kita dari dulu. Ini juga menjadi tantangan karena bisa melihat pengalaman dan karya peserta lain yang lebih bagus,” tuturnya. (Adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Sekar











