PEKALONGAN, Harianmuria.com — Pemerintah Kota Pekalongan mendorong alumni pelatihan berbasis komptensi tahap dua tahun 2026 dapat memanfaatkan keterampilannya untuk bekerja atau bahkan membuka usaha.
Wakil Wali Kota Pekalongan, Balgis Diab, mengatakan program pelatihan yang didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 merupakan wujud perhatian pemerintah untuk memperluas peluang kerja dan usaha masyarakat.
“Yang lebih penting bukan hanya menerima sertifikat, tetapi setelah pelatihan mereka harus memiliki kompetensi dan kemampuan sesuai bidang yang dipilih, sehingga bisa bersaing di dunia usaha maupun dunia pekerjaan,” katanya, Senin, 28 September 2026.
Adapun pelatihan kali ini fokus pada kompetensi pembuatan roti, menjahit, servis mobil, servis sepeda motor sistem injeksi, servis Hp dan kelistrikan yang masing-masing diikuti 16 peserta.
Salah satu peserta, Witono, warga Podosugih, mengikuti pelatihan teknisi HP meski usianya telah mencapai 58 tahun. Ia memilih bidang tersebut karena melihat kebutuhan jasa perbaikan HP yang terus berkembang sekaligus mempertimbangkan kondisi fisiknya.
“Harapannya bisa menaikkan taraf hidup supaya kita bisa berkarya, baik mungkin bekerja di tempat lain atau di perusahaan, atau bisa buka usaha sendiri,” tuturnya. (adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa










