• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Siswa MTs di Grobogan Diduga Dikeroyok Kakak Kelas, Polisi Periksa 5 Orang

Rosyid by Rosyid
24 September 2026
in Grobogan, News
69 2
Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa, saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis, 24 September 2026. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa, saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis, 24 September 2026. (Ahmad Abror/Harianmuria.com)

549
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

GROBOGAN, Harianmuria.com – Seorang siswa kelas VIII MTs berinisial EN (13), warga Kecamatan Grobogan, diduga menjadi korban penganiayaan oleh kakak kelasnya di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Kota Purwodadi.

Akibat kejadian tersebut, EN harus menjalani rawat inap di RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi.

Hingga Kamis, 24 September 2026, kondisi korban dikabarkan mulai membaik, meski sebelumnya sempat mengalami pusing dan terlihat pucat.

Keluarga korban menyebut, EN diduga telah beberapa kali mengalami perundungan oleh kakak kelasnya di MTs yang terintegrasi dengan pondok pesantren tersebut.

Dugaan penganiayaan terakhir terjadi pada Rabu, 22 September 2026, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, korban berada di salah satu kamar santri. Di lokasi tersebut, korban diduga dikeroyok dan ditendang oleh kakak kelasnya hingga mengalami luka.

Usai kejadian, EN disebut pulang ke rumah menggunakan becak dalam kondisi kesakitan. Melihat kondisi anaknya, keluarga kemudian membawanya ke RS Panti Rahayu Yakkum Purwodadi untuk mendapatkan perawatan.

Peristiwa tersebut selanjutnya dilaporkan keluarga korban ke Polres Grobogan.

Kasatreskrim Polres Grobogan, AKP Taufik Frida Mustofa, mengatakan, laporan tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Grobogan.

“Kita sudah menerima laporan terkait penganiayaan yang terjadi di salah satu sekolah MTs. Sampai saat ini sudah kita lakukan pemeriksaan dan pendalaman terkait kejadian tersebut,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, Unit PPA Satreskrim Polres Grobogan juga telah mendatangi lokasi kejadian, yakni salah satu kamar santri di pondok pesantren tersebut. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan informasi dan bukti terkait dugaan penganiayaan.

Menurut Taufik, penyidik juga telah menggandeng sejumlah stakeholder terkait dalam penanganan kasus tersebut, di antaranya Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Grobogan.

“Hingga saat ini sudah ada lima orang yang kita periksa, baik saksi-saksi maupun korban,” katanya.

Taufik menambahkan, kondisi korban masih menjadi perhatian penyidik. EN saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit dan terus dipantau agar proses pemulihannya berjalan dengan baik.

“Korban saat ini masih dalam perawatan di rumah sakit dan tentunya tetap dilakukan pemantauan dan mengoptimalkan bagaimana agar sembuh dan pulih sediakala,” ujarnya.

Sementara terkait terduga pelaku, polisi telah mengidentifikasi dua anak yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. Namun, penyidik masih melakukan pendalaman untuk memastikan peran masing-masing.

“Terkait terduga pelaku, sampai saat ini kita identifikasi terduga pelaku ada dua anak dan terus kita lakukan pendalaman,” tegasnya.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Rosyid

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Grobogangrobogan hari iniPengeroyokan
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Menteri P2MI Mukhtarudin Wanti-wanti Publik dari Video Hoaks Berbasis AI Penawaran Bantuan Rp150 Juta

Next Post

30 Ton Bawang Merah Rusak Asal Jakarta Dikembalikan, Karantina Sulawesi Utara Perketat Pengawasan

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

DPRD Grobogan Setujui Propemperda Penyesuaian Kelembagaan BPBD

DPRD Grobogan Setujui Propemperda Penyesuaian Kelembagaan BPBD

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
513

GROBOGAN, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Grobogan menyetujui perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026 terkait penyesuaian kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Ketua DPRD Grobogan, Lusia Indah...

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

Kukuhkan Pengurus FTBM, Bupati Grobogan Dorong Gerakan Literasi hingga Pelosok Desa

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
530

GROBOGAN, Harianmuria.com – Bupati Grobogan Setyo Hadi mengukuhkan pengurus Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Literasi Kabupaten Grobogan dalam rangkaian pembukaan Festival Literasi di JIG Laksana Mall pada Selasa,...

Serikat Buruh Usul UMK Grobogan 2025 Dinaikkan 13 Persen, Jadi Segini

Naskah UU Ketenagakerjaan Belum Dipublikasikan, Buruh Grobogan Pertimbangkan Judicial Review

by Sekar Sari
12 Oktober 2026
533

GROBOGAN, Harianmuria.com - Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan oleh DPR RI mendapat respons positif dari buruh Kabupaten Grobogan. Namun, para buruh masih dibayangi ketidakpastian lantaran naskah undang-undang maupun naskah...

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

Hewan Ternak Turut Dibawa saat Shalat Istisqa di Grobogan, Ini Maknanya

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
520

GROBOGAN, Harianmuria.com – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Grobogan, selama lebih dari lima bulan membuat warga Desa Tanggungharjo kesulitan mendapatkan air bersih, Sabtu, 10 Oktober 2026.  Berharap hujan...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Museum Kretek, salah satu wisata sejarah yang ada di Kudus. (Google Map/Harianmuria.com)

5 Museum di Kudus Ini Layak Dijadikan Wisata Sejarah Kala Habiskan Waktu Berlibur

7 Oktober 2022
1.1k
Snow World, salah satu destinasi wisata salju yang ada di Jawa Tengah. (GMaps Siska DC/Harianmuria.com)

Wajib Dicoba! Inilah Destinasi Wisata Salju yang Ada di Jawa Tengah

13 Desember 2022
1.1k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya