BLORA, Harianmuria.com – Pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Cabang (Kwarcab) Blora mulai diberangkatkan untuk menempuh perjalanan sekitar 50 kilometer menuju Kabupaten Grobogan. Pasukan ETK diberangkatkan dari Lapangan Kridosono Blora, Selasa, 1 September 2026.
Barisan ETK terdiri atas pembawa bendera Merah Putih, tunas kelapa, bendera semaphore, serta anggota Pramuka Penegak. Perjalanan turut diiringi penampilan drumband Gita Smaradhana SMA Negeri 1 Blora. Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan upacara peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Blora.
Selain itu, penyerahan sejumlah lencana penghargaan kepada pembina Pramuka juga dilakukan dalam agenda tersebut. Piagam penghargaan turut diberikan kepada peserta Jambore Nasional Pramuka 2026 yang telah kembali dari Bumi Perkemahan Cibubur.
Ketua Panitia ETK 2026, Yatni, mengatakan perjalanan Pasukan ETK Kwarcab Blora menuju Grobogan dibagi menjadi delapan etape dengan total jarak sekitar 50 kilometer.
“Pasukan Estafet Tunas Kelapa Tingkat Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2026 Kwartir Cabang Blora hari ini diberangkatkan dari Lapangan Kridosono Blora menuju Kwarcab Grobogan dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer, terbagi dalam delapan etape perjalanan,” kata Yatni.
Etape pertama, kata dia, dimulai dari Lapangan Kridosono menuju Kantor Kecamatan Blora di depan Pasar Sido Makmur. Etape ini diikuti pasukan dari Kwarran Blora. Berikutnya, etape kedua dari Pasar Sido Makmur menuju SDN 1 Klopoduwur oleh pasukan Kwarran Banjarejo.
Etape ketiga dilanjutkan dari SDN 1 Klopoduwur menuju SMA Negeri 1 Randublatung. Pada etape ini, perlengkapan Estafet Tunas Kelapa dibawa menggunakan kendaraan karena rute melewati kawasan hutan jati dengan jarak sekitar 21 kilometer.
Selanjutnya, etape keempat dari SMA Negeri 1 Randublatung menuju Masjid Desa Bekutuk oleh Pasukan 1 Kwarran Randublatung. Etape kelima dari Masjid Desa Bekutuk menuju MTs Islamiyah Pengkoljagong di wilayah Kwarran Jati oleh Pasukan 2 Kwarran Randublatung.
Etape keenam berlanjut dari MTs Islamiyah menuju BKK Jati oleh pasukan Kwarran Jati. Kemudian etape ketujuh dari BKK Jati menuju Balongkal.
“Terakhir etape delapan dari Balongkal menuju perbatasan Blora-Grobogan di Desa Singget. Pasukan dari Kwarran Jati akan menyerahkan tunas kelapa kepada pasukan Kwarcab Grobogan,” jelas Yatni.
Seluruh rangkaian perjalanan tersebut, kata dia, diperkirakan berlangsung sekitar sembilan jam. Sepanjang perjalanan, pasukan Estafet Tunas Kelapa disambut pelajar Pramuka dan masyarakat.
Serah terima Tunas Kelapa akan dilakukan di perbatasan Blora-Grobogan di Desa Singget. Dari pihak Kwarcab Blora, penyerahan dipimpin langsung Wakil Bupati Blora Sri Setyorini.
Dalam amanatnya, Wabup yang akrab disapa Bude Rini itu membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah selaku Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka Jawa Tengah.
“Pesan kami kepada seluruh Pasukan ETK Tahun 2026, para pembina, pendamping, serta jajaran Kwartir Cabang dan Ranting yang bertugas. Jaga kesehatan, keselamatan, dan kekompakan selama pelaksanaan etape perjalanan,” kata Bude Rini.
Salah satu peserta, Ridhwan (15), mengaku senang mengikuti kegiatan Pramuka. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga memperluas pertemanan secara positif.
“Alhamdulillah selama mengikuti kegiatan Pramuka, banyak ilmu yang saya peroleh. Tentang kemandirian, kebangsaan, cinta tanah air, kedisiplinan dan lain-lain. Terima kasih Pramuka Blora,” ujarnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Tia











