GROBOGAN, Harianmuria.com – Kepemimpinan PDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan resmi berganti. Jabatan Direktur Utama kini resmi disandang Nasirul Umam untuk periode 2026-2031.
Serah terima jabatan digelar Kamis, 20 Agustus 2026 dengan ditandai penandatanganan berita acara antara Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM Purwa Tirta Dharma Heru Dwi Cahyono dan Nasirul Umam. Prosesi tersebut disaksikan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Agus Budi Karyanto, Asisten II Setda Grobogan Widodo Joko Nugroho, serta Kepala Bappeda Grobogan Afi Wildani.
Diketahui Nasirul Umam sebelumnya telah dilantik Bupati Grobogan Setyo Hadi pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Sementara Heru sebelumnya mendapat amanah sebagai Plt Direktur Utama PDAM Purwa Tirta Dharma sejak 17 Maret hingga 14 Agustus 2026. Ia mengaku mendapat banyak pengalaman selama menjalankan tugas di tengah proses transisi kepemimpinan.
“Saya mendapat amanah menjadi Pelaksana Tugas pada 17 Maret 2026 sampai dengan 14 Agustus 2026, artinya selama lima bulan saya menjalani tugas ini. Tugas ini terasa singkat kalau diucapkan sekarang, tetapi selama lima bulan tersebut penuh tantangan menghadapi dinamika yang ada,” ujar Heru, yang juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Grobogan.
Menurut Heru, salah satu tantangan yang dihadapi selama masa transisi adalah memenuhi ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan air bersih di tengah keterbatasan sumber daya, sarana, dan prasarana.
Meski demikian, ia mengapresiasi seluruh jajaran PDAM yang tetap bekerja maksimal untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mengapresiasi atas dedikasi seluruh tim yang berupaya maksimal untuk memberikan pelayanan terbaik,” katanya.
Heru juga menitipkan sejumlah pekerjaan rumah kepada Direktur Utama yang baru. Ia berharap Nasirul dapat melanjutkan program yang telah disusun manajemen, khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan air bersih.
“Saya berharap PR selanjutnya adalah mengeksekusi program-program yang telah dirancang manajemen yakni meningkatkan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas serta keterjangkauan layanan air bagi masyarakat,” pesannya.
Selain persoalan pelayanan, Heru menyebut masih terdapat pekerjaan teknis yang perlu dituntaskan. Salah satunya terkait proyek instalasi filter tank yang pengadaannya telah selesai dan kini sudah dipasang oleh tim teknis.
Menurutnya, fasilitas tersebut dapat mendukung peningkatan kuantitas air yang diproduksi PDAM. Namun, proses uji coba atau commissioning masih perlu dilanjutkan.
“Pengadaan barang telah selesai dan dipasang oleh tim teknis untuk meningkatkan kuantitas air, namun tahap uji coba atau commissioning masih perlu dilanjutkan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Purwa Tirta Dharma Nasirul Umam menyatakan siap melanjutkan berbagai program dan pekerjaan yang telah berjalan sebelumnya.
“Saya mohon doa, bimbingan dan tentunya arahan. PR-PR yang akan kita kerjakan bersama dengan teman-teman, baik di wilayah cabang maupun induk. Insya Allah saya akan meneruskan apa yang dilakukan Pak Heru dan Ibu Myra sebagai Pelaksana Tugas dan Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma sebelumnya,” ujar Nasirul.
Ia juga berkomitmen meneruskan program yang sudah berjalan sekaligus melakukan pembenahan terhadap sejumlah hal yang masih perlu ditingkatkan.
“Saya akan meneruskan apa yang baik dan memperbaiki apa yang kurang baik selama ini,” pungkasnya.
Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Sekar











