• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Oktober 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Lewat PAMSIMAS, Ini Upaya Menghadirkan Air Bersih bagi Warga Pasaman

Redaksi by Redaksi
19 Agustus 2026
in News
68 1
Pokmas Petok Timur saat menjemput Incash

Pokmas Petok Timur saat menjemput Incash

531
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PASAMAN — Harapan masyarakat untuk mendapatkan akses air bersih yang layak mulai diwujudkan melalui langkah nyata.

Langkah itu diwujudkan oleh Kelompok Masyarakat (POKMAS) Pelaksana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) Paraman Dareh dan POKMAS Pelaksana PAMSIMAS Petok Timur.

Mereka memulai pelaksanaan program dengan membangun semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat melalui kontribusi Incash atau dana tunai masyarakat.

Dalam kegiatan sosialisasi PAMSIMAS, masyarakat menyepakati kontribusi sebesar Rp100.000 per Kepala Keluarga (KK) sebagai bagian dari kontribusi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program.

Kontribusi tersebut menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan masyarakat sesuai dengan ketentuan pendanaan program yang mensyaratkan adanya kontribusi masyarakat.

Bagi masyarakat, angka Rp100.000 mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi keberhasilan sebuah program, dana tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar: tanda bahwa masyarakat ikut memiliki, ikut berjuang, dan siap menjaga keberlanjutan program.

Ketua POKMAS Pelaksana PAMSIMAS Paraman Dareh Bapak Indra Antoni menggambarkan filosofi tersebut dengan perumpamaan yang sederhana namun kuat.

“Dana Incash ini adalah tanda kita memiliki program. Sama dengan kita akan meminang anak gadis, tentu ada maharnya,” tutur Indra, Rabu (19/8/2026).

Perumpamaan tersebut menggambarkan bahwa program pembangunan bukan sekadar bantuan yang datang dari pemerintah, tetapi harus disambut dengan kesungguhan masyarakat. Ketika masyarakat ikut memberikan kontribusi, tumbuh rasa memiliki terhadap sarana yang nantinya dibangun.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana POKMAS PAMSIMAS Petok Timur Bapak M. Riyal memiliki strategi tersendiri dalam membangun semangat masyarakat.

“Uang Rp100.000 per KK ini gunanya adalah umpan kita untuk mendapatkan program. Kita merasakan sulitnya air di kampung kita. Hanya dengan modal Rp100.000, kita bisa mendapatkan air sampai ke rumah kita.”

Pesan tersebut menjadi motivasi bagi masyarakat bahwa kontribusi hari ini merupakan investasi bersama untuk kebutuhan yang jauh lebih besar di masa depan.

Pengumpulan dana Incash dilakukan oleh tim POKMAS dengan mendatangi rumah masyarakat satu per satu.

Cara ini tidak hanya menjadi mekanisme pengumpulan kontribusi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi pengurus POKMAS untuk berkomunikasi langsung, menjelaskan manfaat program, mendengar keluhan masyarakat, serta membangun kepercayaan dan rasa memiliki.

Strategi jemput bola tersebut diharapkan mampu membuat seluruh masyarakat memahami bahwa PAMSIMAS bukan hanya pembangunan infrastruktur, tetapi merupakan program yang membutuhkan partisipasi, transparansi, tanggung jawab, dan keberlanjutan.

Agar pengelolaan dana masyarakat semakin transparan, POKMAS dapat menerapkan inovasi “Rp100 Ribu untuk Air Bersih”, dengan setiap pembayaran dicatat dan diberikan bukti penerimaan kepada masyarakat.

POKMAS juga dapat membuat papan informasi kontribusi masyarakat yang diperbarui secara berkala. Papan tersebut dapat memuat jumlah KK yang sudah berkontribusi, total dana terkumpul, serta perkembangan capaian program.

Selain itu, dapat dibuat gerakan “Satu KK, Satu Kontribusi, Satu Harapan”, sehingga kontribusi masyarakat tidak dipandang sebagai pungutan, tetapi sebagai simbol gotong royong untuk menghadirkan air bersih.

Inovasi lainnya adalah membuat dokumentasi sederhana berupa “Jejak Air PAMSIMAS”. Setiap tahapan, mulai dari sosialisasi, pengumpulan Incash, pembangunan intake, jaringan perpipaan, reservoir hingga air mengalir ke rumah warga, didokumentasikan dan diinformasikan kepada masyarakat.

Dengan demikian, masyarakat dapat melihat secara langsung ke mana kontribusi mereka diarahkan dan bagaimana perjuangan bersama tersebut menghasilkan manfaat nyata.

Semangat yang dibangun oleh POKMAS Paraman Dareh dan Petok Timur menunjukkan bahwa keberhasilan PAMSIMAS tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh besarnya kemauan masyarakat untuk bergerak bersama.

Rp100.000 mungkin hanya sebuah angka. Namun ketika dikumpulkan dari banyak keluarga dan dikelola secara transparan, angka tersebut menjadi simbol kepercayaan, partisipasi dan kepemilikan masyarakat.

Karena pada akhirnya, yang dibangun bukan hanya pipa, intake, reservoir dan jaringan air.

Harapan agar anak-anak tidak lagi harus berjalan jauh mencari air. Harapan agar kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi dengan lebih mudah. Dan harapan agar masyarakat dapat menikmati air bersih yang layak langsung sampai ke rumah masing-masing.

Dari Rp100 ribu, lahir gotong royong. Dari gotong royong, lahir rasa memiliki. Dan dari rasa memiliki, diharapkan lahir PAMSIMAS yang berkelanjutan untuk masyarakat.

POKMAS PAMSIMAS Paraman Dareh & Petok Timur — Bergerak Bersama, Bangun Air Bersih, Wujudkan Kampung Sehat dan Sejahtera.

Jurnalis: Fety Anggreini Dewi

Editor: Asih

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: berita nasional
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Jengkol Sumbar Tunjukkan Taji! Komoditas Kini Ekspor Sampai Jepang

Next Post

Guru BK di Kendal Diberi Pelatihan Deteksi Dini hingga Penanganan Perundungan

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (tengah) berjalan menggunakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Bupati Klaten Resmi Ditahan KPK Usai Kejaring OTT, Ini Sosok Lain yang Ikut Rompi Oranye!

by Redaksi
16 Oktober 2026
538

JAKARTA, Harianmuria.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo usai menjalani pemeriksaan pasca-operasi tangkap tangan (OTT).Pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta...

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo digelandang ke KPK, Kamis (16/10/2026).

DPD PDIP Jateng Siapkan Sanksi Tegas untuk Bupati Klaten Pasca-OTT KPK

by Redaksi
16 Oktober 2026
519

SEMARANG, Harianmuria.com — DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah bakal memberikan sanksi tegas kepada kadernya yang juga Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, pasca-operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan...

Mendes PDT Yandri Susanto bersama sejumlah Menteri/Menko hadir dalam Trade Expo Indonesia 2026.

Tembus Pasar Global, Mendes Yandri Minta Desa Dorong Hilirisasi Pala

by Redaksi
15 Oktober 2026
519

TANGERANG, Harianmuria.com — Langkah strategis hilirisasi produk desa, khususnya komoditas pala, dinilai berpeluang besar untuk dapat bersaing dengan baik di kancah internasional. Pengembangan produk olahan bernilai tambah tinggi...

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

by Redaksi
15 Oktober 2026
529

JAKARTA, Harianmuria.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti berupa uang tunai yang diperkirakan mencapai Rp1 miliar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Hamenang Wajar...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pijar Park Kudus, Wisata Alam Seru di Lereng Muria dengan Beragam Wahana

Pijar Park Kudus, Wisata Alam Seru di Lereng Muria dengan Beragam Wahana

13 Juni 2025
1k
Candi Kayen, Situs Cagar Budaya peninggalan Hindhu Budha yang masih ada sampai sekarang. (Google Map/Harianmuria.com)

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya Peninggalan Hindu Budha di Pantai Utara Jawa

1 Oktober 2022
893

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya