• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Capaian Pembangunan Jateng di Usia ke-81 Tahun, dari Jalan hingga Embung

Sekar Sari by Sekar Sari
19 Agustus 2026
in Semarang
67 2
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau progres perbaikan jalan. (Dok. for Harianmuria.com)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau progres perbaikan jalan. (Dok. for Harianmuria.com)

530
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Memasuki usia ke-81 Provinsi Jawa Tengah, berbagai pembangunan infrastruktur terus digenjot. Jalan provinsi diperbaiki, jembatan direhabilitasi, sementara embung dan jaringan irigasi dibangun untuk mendukung aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat sektor pertanian.

Pembangunan tersebut diarahkan untuk menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Jawa Tengah.

Dari sisi jalan dan jembatan, pada akhir 2025 sepanjang 2.293,96 kilometer jalan provinsi berstatus mantap atau 94,01 persen dari total panjang jalan provinsi 2.440,12 kilometer. Sementara itu, sebanyak 22.733,45 meter jembatan berada dalam kondisi mantap atau 85,43 persen.

Dua contoh paket preservasi atau pemeliharaan jalan pada semester II-2025 adalah ruas jalan Parakan (Temanggung)-Patean (Kendal) dan ruas Jalan Wonosobo-Dieng (Banjarnegara). Keduanya dikerjakan pada periode Juli-Desember 2025 dan diresmikan pada 2026.

Kedua ruas tersebut merupakan jalur penghubung antardaerah yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas perekonomian dan pariwisata.

“Terima kasih atas perbaikan jalan yang sudah dilakukan. Itu sangat bermanfaat dalam mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat. Semoga jalan di titik lain juga dibangun agar semua ikut merasakan pembangunan yang dilakukan,” ujar Kepala Desa Ngadirejo Muhammad Abdillah Al Kafi.

Pada 2026, hingga triwulan II, tingkat kemantapan jalan provinsi tercatat 87,79 persen. Salah satu faktor yang memengaruhi penurunan tersebut adalah tingginya curah hujan sepanjang triwulan I-2026 yang mengikis lapisan aspal jalan. Hingga akhir 2026, tingkat kemantapan jalan ditargetkan kembali mencapai 94 persen.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, Pemprov Jawa Tengah menyiapkan percepatan rehabilitasi jalan provinsi untuk mengembalikan tingkat kemantapan jalan minimal seperti tahun sebelumnya. Pemerintah juga menggelontorkan tambahan anggaran untuk menangani jalan rusak dan berlubang di berbagai daerah.

Prioritas diberikan pada ruas-ruas yang menjadi jalur utama masyarakat sekaligus berperan dalam menggerakkan perekonomian dan mendukung sektor pariwisata.

Pada 2026, peningkatan dan rehabilitasi jalan dilakukan di sejumlah wilayah, di antaranya ruas Singget-Doplang-Cepu di Kabupaten Blora, Jepara–Keling di Kabupaten Jepara, Wiradesa-Kajen di Kabupaten Pekalongan, serta jalur penyelamat Kalijambe yang menghubungkan Magelang dan Purworejo.

Tambahan anggaran yang diberikan Ahmad Luthfi juga diarahkan ke sejumlah ruas jalan di Brebes, Pemalang, dan Batang. Penanganan turut menyasar jalur perbatasan, seperti Randublatung-Cepu di Blora, serta ruas Ngadirojo-Biting dan Ngadirojo-Giriwoyo di Wonogiri yang berbatasan dengan Jawa Timur.

“Terima kasih Pak Gubernur mengalokasikan pembangunan jalan di Wonogiri. Setelah jadi, bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” kata Kepala DPUPR Kabupaten Wonogiri, Prihadi Ariyanto.

Penanganan infrastruktur jalan juga dilakukan melalui kolaborasi pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan pemerintah pusat. Pada 2025, program Inpres Jalan Daerah (IJD) mengintervensi hingga tuntas 30 paket pekerjaan penanganan jalan dengan total panjang 132,62 kilometer. Puluhan paket tersebut tersebar di 19 kabupaten/kota.

Pada 2026, Ahmad Luthfi bersama para bupati dan wali kota juga telah mengusulkan kepada pemerintah pusat penanganan jalan sepanjang 36,30 kilometer serta jembatan sepanjang 249,70 meter.

Menurut Luthfi, pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru sekaligus mengembangkan sektor pariwisata Jawa Tengah. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang serta jasa antardaerah.

“Jalan ini kita banguan bukan sekadar fisiknya, tetapi agar pergerakan orang dan barang bisa berjalan dengan lancar dan aman. Kalau infrastrukturnya baik, konektivitas wilayah meningkat dan ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” kata Luthfi.

Pembangunan infrastruktur juga mencakup sektor pendukung pertanian. Sebagai salah satu lumbung pangan nasional, Jawa Tengah membutuhkan infrastruktur pengairan yang mampu menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.

Sepanjang 2025, terdapat delapan pembangunan embung baru dan dua revitalisasi embung. Sementara hingga awal 2026, Gubernur Ahmad Luthfi telah meresmikan 12 embung yang tersebar di berbagai daerah.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan pembangunan embung merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menyediakan air baku sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan.

Ia berharap embung yang telah dibangun dan diresmikan dapat dikelola serta dirawat bersama oleh masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Dalam pertanian itu kuncinya air. Orang menanam itu kuncinya air. Oleh karena itu kita bangun embung untuk menampung air hujan supaya saat kemarau masih bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah,” katanya saat meresmikan Embung Plosorejo di Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Sebagai contoh Embung Kerangjati di Blora. Pembangunan embung tersebut telah dirasakan manfaatnya oleh petani dan lahan pertanian seluas sekitar 40 hektare.

Sebelum embung dibangun, petani hanya dapat menanam padi satu kali dalam setahun karena mengandalkan air hujan. Setelah embung tersedia, masa tanam dapat dilakukan lebih dari dua kali dalam setahun.

“Sumber air di sini tadah hujan. Tanam padi cuma sekali, kalua coba dua kali banyak gagalnya karena kurang air. Dengan bantuan embung ini bisa menanam sampai tiga kali,” kata perwakilan kelompok tani Sidodadi Kelurahan Karangjati, Karyono, saat peresmian embung pada 2 Maret 2026 lalu.

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Ahmad LuthfiGubernur JatengHari Jadi JatengPemprov Jateng
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Ahmad Luthfi Apresiasi Kontribusi Petani hingga UMKM dalam Pembangunan Jateng

Next Post

Pemkab Pati dan Asosiasi Peternak Berencana Temui Kementan Bahas Polemik Harga Pakan

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

by Rosyid
15 Oktober 2026
534

SEMARANG, Harianmuria.com - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi kabar Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). "Kalau itu benar, saya...

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
514

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Peta administratif Kabupaten Brebes. (Dok. Pemkab Brebes/Harianmuria.com)

DPRD Jateng Terima Audiensi Pemekaran Brebes Selatan, Proses Berjalan Sejak 2018

by Redaksi
12 Oktober 2026
518

SEMARANG, Harianmuria.com – Usulan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) Brebes Selatan memasuki tahap pembahasan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bukit Karetan, Wisata Kolam Renang Asri di Lereng Gunung Muria Kudus

Bukit Karetan, Wisata Kolam Renang Asri di Lereng Gunung Muria Kudus

1 Juni 2025
835
Sejumlah anak mengikuti lomba makan kerupuk di Kelurahan Menteng Atas, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (17/8/2023). Acara tersebut digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-78 RI (Antara/Harianmuria.com)

Mengulik Manfaat Lomba HUT RI bagi Anak Menurut Psikolog

17 Agustus 2023
634

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya