MAROS, Harianmuria.com — Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan) mengawal proses pengiriman 17,5 ton produk perikanan unggulan menuju pasar Amerika Serikat.
Pengawasan ketat pada proses pemuatan (stuffing) di Pattene Business Park, Kabupaten Maros, ini dilakukan untuk memastikan komoditas utama berupa ikan kakap, kerapu, dan kurisi bebas hama penyakit serta memenuhi kriteria mutu internasional.Seluruh komoditas ekspor berupa frozen demersal fish tersebut dikemas dalam satu kontainer berpendingin khusus. Pengiriman fokus pada komoditas ikan kakap, kerapu, dan kurisi yang diproyeksikan langsung menuju pelabuhan Miami, Florida, Amerika Serikat.
Dalam proses pemuatan tersebut, petugas Karantina Sulawesi Selatan meyakinkan bahwa setiap tahapan berjalan presisi.
Langkah pengawasan meliputi pemeriksaan fisik komoditas, verifikasi kesesuaian dokumen administrasi, hingga pemeriksaan kelayakan kondisi serta suhu kontainer. Setelah seluruh pengujian dinyatakan memenuhi kualifikasi ketat negara tujuan, petugas resmi memasang segel karantina sebelum armada diberangkatkan.
Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan produk perikanan yang diekspor telah memenuhi persyaratan negara tujuan sekaligus menjaga kepercayaan pasar internasional terhadap komoditas asal Indonesia.
"Setiap komoditas yang akan diekspor harus dipastikan memenuhi persyaratan karantina dan negara tujuan. Pengawasan mulai dari pemeriksaan hingga proses pemuatan menjadi bagian penting untuk memastikan produk yang dikirim aman, terjamin mutunya, dan dapat diterima di negara tujuan," ujar Sitti.
Menurutnya, kelancaran ekspor produk perikanan juga perlu didukung dengan konsistensi pemenuhan persyaratan oleh pelaku usaha.
Hal tersebut penting untuk mempertahankan akses pasar sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi produk perikanan Sulawesi Selatan di pasar global.
"Karantina Sulawesi Selatan terus memberikan dukungan dan pendampingan kepada pelaku usaha agar komoditas unggulan daerah semakin kompetitif di pasar internasional. Semakin terjaga kepatuhan dan kualitas produk kita, semakin besar pula peluang untuk mempertahankan dan memperluas pasar ekspor," tambahnya.
Geliat ekspor ikan kakap, kerapu, dan kurisi ini menegaskan besarnya potensi sektor perikanan Sulawesi Selatan dalam memenuhi permintaan protein dunia. Melalui konsistensi pengawasan karantina oleh Barantin, kelayakan komoditas terus terjamin sejak awal pemeriksaan hingga proses pengapalan.
Langkah berkelanjutan ini menjadi kunci utama dalam mempertahankan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produk perikanan Indonesia.
Jurnalis: Red
Editor: Asih











