KUDUS, Harianmuria.com – Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kudus melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap proses pembangunan Puskesmas Jekulo pada Rabu, 12 Agustus 2026. Sidak dilakukan lantaran pembangunan Puskesmas yang berlokasi di Jalan Raya Kudus-Pati turut Desa Klaling, Kecamatan Jekulo itu menelan anggaran yang cukup besar yakni senilai Rp5,7 miliar.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi D DPRD Kudus menyoroti penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari para pekerja.
Ketua Komisi D DPRD Kudus, Mardijanto, mengatakan bahwa saat ini progres pembangunan Puskesmas Jekulo telah berjalan baik. Dirinya pun menargetkan agar pembangunan fasilitas kesehatan itu bisa selesai tepat waktu pada awal bulan November 2026 mendatang.
“Komisi D DPRD Kudus melakukan sidak ke Puskesmas Jekulo karena memang anggaran pembangunanya cukup banyak. Alhamdulillah progresnya saat ini baik, sudah sampai 48 persen. Harapannya nanti pada bulan November sudah selesai sesuai target,” katanya.
DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir
Mardijanto Ketua Komisi D menekankan agar penerapan K3 oleh para pekerja diutamakan. Apalagi, saat ini proses pembangunan sudah mulai mengerjakan bagian lantai 2 bangunan.
“Jadi harus hati-hati, para pekerja harus memakai standar K3 sesuai aturan,” tegasnya.
Selanjutnya, terkait kualitas bangunan dinilai sudah baik. Dirinya pun berharap, pembangunan Puskesmas ini bisa meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kudus Timur.
“Harapannya Puskesmas Jekulo ini bisa jadi lebih bagus untuk memberikan layanan bagi masyarakat di wilayah Kudus Timur. Selain itu juga kami harap nantinya bisa bersaing dengan layanan kesehatan milik swasta yang juga ada di wilayah ini,” tuturnya.
Lebih lanjut, Mardijanto mengatakan bahwa sebelum dilakukan pembangunan, bagian depan Puskesmas Jekulo sering terendam banjir saat musim hujan tiba. Oleh karena itu, pihaknya berharap nantinya hasil pembangunan Puskesmas ini bisa memberikan pelayanan yang semakin baik untuk masyarakat.
“Pelayanan di bagian depan Puskesmas Jekulo sempat banjir karena bangunannya itu berada lebih rendah dari jalan raya. Jadi dengan adanya perbaikan ini nantinya fasilitas kesehatan bagi masyarakat harus lebih mudah dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus, Ahmad Muhammad mengatakan bahwa progres pembangunan Puskesmas Jekulo menunjukan deviasi positif hingga minggu ke 10 sebanyak 48 persen. Dirinya menargetkan pembangunan Puskesmas ini bisa memberikan fasilitas kesehatan sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat.
Ahmad menyampaikan, luas bangunan Puskesmas Jekulo yang direhabilitasi mencapai sekitar 1.500 meter persegi. Pembangunan yang dilakukan meliputi ruang untuk pelayanan rawat jalan, rawat inap, UGD, layanan persalinan 24 jam, fisioterapi, pelayanan bagi lansia serta ruang pelayanan ibu dan anak.
“Rencananya proses pembangunan berlangsung selama 5 bulan, harapannya bisa selesai tepat waktu sesuai jadwal,” ujarnya. (adv)
Jurnalis: Nisa Hafizhotus Syarifa
Editor: Ulfa











