PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mendukung kebijakan sektor peternakan yang berpihak kepada rakyat.
Hal tersebut disampaikan menanggapi aksi pengusaha peternakan yang merasa tertekan karena pakan mahal hingga kurangnya penyerapan hasil produksi pada Senin, 10 Agustus 2026.
“Persoalan harga pakan, ketersediaan jagung, hingga harga telur harus menjadi perhatian bersama. Kami akan berupaya mendorong agar aspirasi ini dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” ucapnya.
Di sisi lain, Pemkab Pati mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah setempat menyerap telur dari peternak lokal. SPPG yang tidak menjalankan kesepakatan tersebut dapat dilaporkan.
“Mulai minggu depan, apabila masih terdapat SPPG yang tidak mengambil telur dari peternak lokal, maka dapat dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Pati untuk ditindaklanjuti,” kata Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam pertemuan tindak lanjut aksi damai Asosiasi Peternak Unggas di Pendopo Kabupaten Pati, Selasa, 11 Agustus 2026. (Adv)
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











