• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI Siapkan 500 Ribu CPMI, 300 Ribu Lulusan SMK Dibidik Kerja Global

Redaksi by Redaksi
11 Agustus 2026
in Berita KP2MI
68 2
Menteri P2MI - Mukhtarudin

Menteri P2MI - Mukhtarudin

538
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Sebanyak 500.000 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) disiapkan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja global. KP2MI membidik 300.000 lulusan SMK melalui program Asta Mandala SMK Go Global yang pendaftaran tahap pertamanya dibuka mulai 12 hingga 16 Agustus 2026.

Pendaftaran tahap pertama Pelatihan Peningkatan Kapasitas Program Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Go Global resmi dibuka mulai 12-16 Agustus 2026.

Program ini menjadi bagian dari langkah pemerintah menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga memiliki kompetensi dan daya saing untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan, SMK Go Global merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap peluang kerja internasional.

“Program SMK Go Global merupakan bagian dari upaya pemerintah menyiapkan talenta-talenta muda Indonesia agar memiliki kompetensi, keterampilan, dan kesiapan yang dibutuhkan oleh pasar kerja global,” ujar Menteri Mukhtarudin di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2026.

Menurut Mukhtarudin, target 500.000 CPMI tersebut terdiri atas 300.000 lulusan SMK dan 200.000 peserta dari masyarakat umum.

Bukan sekedar angka target jumlah peserta, angka itu adalah bagian dari strategi besar pemerintah membangun ekosistem penyiapan tenaga kerja yang terhubung langsung dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri.

SMK Go Global Siapkan Tenaga Kerja Sesuai Kebutuhan Pasar Dunia

Asta Mandala SMK Go Global, katanya, dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan pasar kerja.

Nantinya para peserta tidak hanya mendapat pelatihan keterampilan teknis, tapi juga dibekali kemampuan bahasa, pemahaman budaya, disiplin kerja, hingga pengetahuan mengenai hak dan kewajiban sebagai pekerja migran.

Program ini mencakup sejumlah bidang prioritas, mulai dari kesehatan, hospitality, manufaktur, transportasi, konstruksi, agrikultur, sea based atau ABK, hingga bahasa asing.

Di sektor kesehatan, kompetensi yang disiapkan antara lain Caregiver, Caretaker, Elderly Caretaker, dan Nursing Home. Sementara sektor hospitality mencakup Spa Therapist, Housekeeping, Cleaner, Waiter, Barista, dan Cook.

Pada sektor manufaktur tersedia kompetensi Welder, Molding, dan Operation Production. Adapun bidang transportasi mencakup Driver, Bus Driver, dan Truck Driver.

Sektor lainnya meliputi Construction Worker pada bidang konstruksi; Plantation Worker Sawit, Peternakan, Aquaculture, Kehutanan, dan Farming pada sektor agrikultur; Fisherman dan ABK Niaga untuk sektor sea based; serta bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Mandarin, dan Korea.

Kompetensi CPMI Disesuaikan dengan Negara Tujuan

Pemerintah juga telah memetakan kebutuhan berdasarkan sektor dan negara tujuan penempatan.

Seperti hospitality di Turki, Malaysia, hingga UEA dan kawasan Eropa Timur; sektor kesehatan di Jepang, Belanda, hingga Jerman; manufaktur di Korea Selatan hingga Taiwan.

“(Sektor) agrikultur sebanyak 4.300 orang ke Malaysia, Taiwan, dan Jepang; pelatihan bahasa sebanyak 1.700 orang; konstruki sebanyak 400 orang; sea based sebanyak 220 orang; serta transportasi sebanyak 60 orang,” beber Menteri Mukhtarudin.

Menteri Mukhtarudin menegaskan, pemetaan tersebut disusun berdasarkan kebutuhan pasar kerja luar negeri agar peserta yang mengikuti pelatihan memiliki kompetensi yang relevan dengan permintaan tenaga kerja di negara tujuan.

“Melalui pendaftaran ini, kami ingin memastikan Calon Pekerja Migran memiliki bekal yang memadai sebelum memasuki pasar kerja luar negeri. Kompetensi yang kuat akan meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang bagi Pekerja Migran Indonesia untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik,” tuturnya.

KP2MI Dorong CPMI Berangkat dengan Kompetensi

Menteri Mukhtarudin menekankan bahwa paradigma pemerintah dalam penempatan Pekerja Migran Indonesia tidak berhenti pada keberangkatan ke luar negeri.

Yang lebih penting, kata Menteri Mukhtarudin, adalah memastikan setiap calon pekerja memiliki kompetensi, kesiapan, perlindungan, serta akses terhadap pekerjaan yang layak.

“Peningkatan kapasitas menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan calon Pekerja Migran Indonesia tidak hanya dapat bekerja di luar negeri, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar dan kebutuhan negara tujuan,” ujarnya.

Karena itu, peserta akan mendapatkan pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan penempatan. Materi dapat mencakup keterampilan kerja, bahasa asing, pemahaman budaya dan lingkungan kerja, serta kesiapan lainnya sesuai karakteristik negara tujuan.

Pendaftaran SMK Go Global Dibuka 12-16 Agustus 2026

Pendaftaran tahap pertama Pelatihan Peningkatan Kapasitas Program SMK Go Global dibuka mulai Rabu, 12 Agustus hingga Minggu, 16 Agustus 2026.

Calon peserta dapat memperoleh informasi mengenai persyaratan, jenis pelatihan, jadwal, mekanisme pendaftaran, serta ketentuan program melalui kanal informasi resmi KP2MI dan 23 Balai Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di seluruh Indonesia.

Persyaratan pendaftaran antara lain berusia minimal 18 tahun, melengkapi fotokopi Kartu Keluarga, KTP, kartu Jaminan Kesehatan Nasional, serta surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan terdekat.

Peserta juga perlu melengkapi surat pernyataan kesanggupan mengikuti program peningkatan kapasitas CPMI/PMI untuk pemenuhan kebutuhan pasar kerja luar negeri, surat pernyataan berminat bekerja ke luar negeri, surat izin dari orang tua/wali/suami/istri, fotokopi ijazah pendidikan terakhir, serta dokumen keterampilan teknis, bahasa, atau pengalaman di bidang pekerjaan yang dipilih.

Dokumen keterampilan atau pengalaman tersebut diutamakan namun tidak bersifat wajib. Peserta juga diharapkan memiliki kartu kuning (AK-1) atau surat keterangan pencari kerja dari dinas yang membidangi ketenagakerjaan setempat.

Menteri Mukhtarudin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.

“Untuk masyarakat yang berminat, silakan mengikuti informasi resmi yang disampaikan KP2MI maupun BP3MI. Jangan menggunakan informasi dari sumber yang tidak resmi. Kami ingin seluruh proses pendaftaran berlangsung secara transparan, mudah diakses, dan memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan,” imbuh Menteri Mukhtarudin.

Editor: Asih

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita KP2MIInfo KP2MIKementrian Perlindungan Pekerja Migran IndonesiaKP2MIpekerja migranPekerja Migran Indonesiaperlindungan pekerja migran
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Hasil Lab Kasus Keracunan MBG di SDN Sendangrejo Blora Keluar, Ternyata Ini Biang Keroknya

Next Post

Bupati Blora Dorong Desa Sediakan 1 Hektare Lahan Bengkok untuk Pertanian Organik

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) menandatangani Nota Kesepahaman di Jakarta, Jumat, 16 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Perkuat Kemandirian Ekonomi, KP2MI Gandeng FPPI Berdayakan Perempuan Pekerja Migran Indonesia

by Redaksi
16 Oktober 2026
513

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menggandeng Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan pekerja migran Indonesia (PMI) dan keluarganya. Kolaborasi tersebut...

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

Warga Blora Pencari Kerja Tembus 964 hingga April 2026, 99 Orang Daftar Jadi PMI

by ulfa puspa
10 Oktober 2026
556

BLORA, Harianmuria.com – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Kabupaten Blora mencatat sebanyak 964 warga sebagai pencari kerja selama periode Januari-April 2026. Kepala Dinperinaker Blora, Endro Budi Darmawan,...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. KP2MI)

Resmikan Migrant Center Unpad, Menteri P2MI Targetkan 500.000 Pekerja Migran Terampil hingga 2029

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Harianmuria – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Rasa Lemon dan Nanas di Secangkir Kopi? Temukan di Kopi Zayna Kudus

Rasa Lemon dan Nanas di Secangkir Kopi? Temukan di Kopi Zayna Kudus

16 Juni 2025
740
Biaya Operasional Perangkat RT se-Kota Semarang: Antara Berkah Kebijakan atau Bayang-Bayang Hukuman

Biaya Operasional Perangkat RT se-Kota Semarang: Antara Berkah Kebijakan atau Bayang-Bayang Hukuman

20 April 2025
1.4k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya