• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Keren! Siswa SMPN 1 Lasem Rembang Berhasil Bikin Teknologi Daur Ulang Limbah Batik

ulfa puspa by ulfa puspa
8 Agustus 2026
in Rembang, News, Pendidikan
67 3
Tim inovasi SMP Negeri 1 Lasem berfoto bersama usai menerima penghargaan Rembang Innovation Award 2026 di Pendopo Museum Kartini beberapa waktu lalu. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Tim inovasi SMP Negeri 1 Lasem berfoto bersama usai menerima penghargaan Rembang Innovation Award 2026 di Pendopo Museum Kartini beberapa waktu lalu. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

537
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Limbah malam pembuatan batik bisa diolah dan digunakan kembali berkat teknologi REWAX-IoT (Recovery and Recycling Wax berbasis Internet of Things).

Teknologi daur ulang limbah batik itu diciptakan oleh siswa SMP Negeri 1 Lasem, Kabupaten Rembang. Bahkan inovasi tersebut berhasil menjuarai lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) tingkat provinsi untuk kategori pelajar tahun 2026.

REWAX-IoT merupakan pengembangan dari inovasi sebelumnya, Lavibiol, yang berfokus pada pengolahan limbah cair batik melalui proses penyaringan dan sedimentasi.

Berbeda dari sebelumnya, inovasi terbaru ini tidak hanya mengolah limbah cair, tetapi juga memanfaatkan limbah padat berupa malam batik agar dapat didaur ulang menjadi produk yang siap digunakan kembali.

Ketua Tim Krenova SMP Negeri 1 Lasem, Ummi Roihana Zulfa, menjelaskan REWAX-IoT bekerja melalui beberapa tahapan. Dimulai dari proses pemanasan hingga pemisahan limbah malam batik, kemudian diolah kembali menjadi malam siap pakai.

“Prosesnya dimulai dari tangki pemanasan dan tangki pemisahan yang berfungsi memisahkan limbah malam batik. Setelah itu malam yang dihasilkan diolah kembali sehingga dapat digunakan lagi untuk membatik seperti biasa,” jelas Ummi.

Inovasi tersebut lahir dari kepedulian terhadap tingginya limbah malam batik di Lasem yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan hasil pengamatan tim, limbah malam batik di Lasem mencapai sekitar 100 kilogram setiap bulan.

“Kami memilih inovasi ini karena limbah malam batik di Lasem mencapai sekitar 100 kilogram per bulan. Karena itu kami memutuskan untuk mengolah limbah tersebut agar dapat dimanfaatkan kembali,” katanya.

Hasil pengujian menunjukkan kualitas malam hasil daur ulang sangat baik. Uji pH mencatat angka 7,34 yang berada pada kategori aman. Sementara uji viskositas memperlihatkan malam hasil daur ulang memiliki tingkat kelancaran yang lebih baik dibandingkan malam baru maupun limbah malam sebelum diproses.

Selain itu, hasil pengujian juga menunjukkan daya lekat yang baik, fleksibilitas tinggi, serta titik leleh mencapai 84 derajat Celsius, sehingga layak digunakan kembali dalam proses membatik.

Ummi menambahkan, proses penelitian hingga pengembangan alat dilakukan selama sekitar satu bulan sebelum dipresentasikan dalam kompetisi inovasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Rembang, Afan Martadi, mengapresiasi inovasi tersebut karena dinilai mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan limbah industri batik sekaligus meningkatkan nilai ekonomi.

“Inovasi ini mengolah malam limbah batik yang sudah digunakan untuk membatik agar bisa dipakai kembali. Dari hasil pengujian, kualitas malam hasil daur ulang justru lebih baik dibandingkan malam yang digunakan sebelumnya,” ujar Afan pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurutnya, teknologi tersebut tidak hanya mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membantu para perajin batik menghemat biaya produksi.

“Bisa mengurangi limbah dan kualitas malamnya justru lebih bagus setelah dilakukan daur ulang,” tambahnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Rembangkabupaten rembangkrenovaLomba Krenovarembang
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Jaring Aspirasi Warga Slempung, DPRD Pati akan Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur

Next Post

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

15 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Warga Inisiatif Tambal Jalan Desa Gunungmulyo Rembang

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
516

REMBANG, Harianmuria.com – Jalan penghubung Desa Kalipang dengan Desa Lodan, tepatnya di Desa Gunungmulyo, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang rusak parah dan belum tersentuh perbaikan dalam kurun 15 tahun....

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
523

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
535

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
541
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bukit Karetan, Wisata Kolam Renang Asri di Lereng Gunung Muria Kudus

Bukit Karetan, Wisata Kolam Renang Asri di Lereng Gunung Muria Kudus

1 Juni 2025
835
ILUSTRASI: Serangan jantung. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada, Ini Enam Penyebab Risiko Serangan Jantung di Usia Muda

2 Juli 2023
594

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya