REMBANG, Harianmuria.com – Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di pinggir pantai sebelah utara Taman Kartini, Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang, pada Rabu, 29 Juli 2026 pagi, akhirnya terungkap. Korban berhasil diidentifikasi sebagai MM(42), warga Dusun Gadungan, Desa Sejomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.
Kasat Polair Polres Rembang, AKP Mundi didampingi Kasi Humas Polres Rembang, Ipda M. Anshori menjelaskan, saat pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari ikan, korban tidak membawa kartu identitas sehingga menyulitkan proses pengenalan.
Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. R. Soetrasno Rembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tim Inafis Polres Rembang selanjutnya melakukan identifikasi menggunakan pemeriksaan sidik jari dengan peralatan khusus.
“Hasil pemeriksaan sidik jari oleh Tim Inafis Polres Rembang akhirnya berhasil mengungkap identitas korban,” ujar Ipda M. Anshori.
Setelah identitas diketahui, pihak keluarga datang ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang untuk memastikan. Paman korban yang juga Kepala Desa Sejomulyo, Kecamatan Juwana, membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah keponakannya bernama Muhammad Mahmud.
Kepada petugas, keluarga menjelaskan bahwa Muhammad Mahmud telah menjadi yatim piatu sejak berusia 16 tahun. Dua tahun kemudian, korban mengalami gangguan jiwa dan meninggalkan rumah. Sejak itu, ia kerap berpindah-pindah tempat dan tidak lagi tinggal bersama keluarga.
Sementara itu, M. Nur Achdi Yustanto, Kasi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, membenarkan bahwa jenazah yang sempat berstatus tanpa identitas tersebut merupakan MM, warga Desa Sejomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.
“Jenazah sudah dijemput keluarga didampingi pihak desa setempat. Sekitar pukul 13.30 WIB identitas dipastikan benar, kemudian jenazah dibawa pulang sekitar pukul 14.10 WIB,” jelasnya.
Sebelumnya, warga sekitar lokasi sempat melihat seseorang yang diduga korban berjalan kaki mengenakan kaos lengan panjang dan celana yang dibalut bendera PKB. Karena kondisinya, warga mengira korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Korban ditemukan meninggal dunia di antara tumpukan batu pemecah gelombang di dekat Taman Kartini, Desa Tasikagung. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih belum diketahui. Polisi masih mendalami apakah korban terpeleset lalu tenggelam atau terdapat penyebab lain.
Usai proses identifikasi selesai, jenazah Muhammad Mahmud diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Kabupaten Pati.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar











